Ibu dan Anak Korban Meninggal Laka Maut di Kawasan Bromo Dimakamkan Berdampingan - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 14 Mei 2024 20:03 WIB ·

Ibu dan Anak Korban Meninggal Laka Maut di Kawasan Bromo Dimakamkan Berdampingan


 Korban meninggal kecelakaan Coban Trisula, Sulimah (57) dan putranya, Muhammad Mushili Irfani (33) dikebumikan berdekatan. (ist) Perbesar

Korban meninggal kecelakaan Coban Trisula, Sulimah (57) dan putranya, Muhammad Mushili Irfani (33) dikebumikan berdekatan. (ist)

BACAMALANG.COM – Duka mendalam menyelimuti Desa Gondanglegi Wetan, Kabupaten Malang, saat dua jenazah korban kecelakaan tragis di Hutan Coban Trisula kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dikebumikan. Sulimah (57) dan putranya, Muhammad Mushili Irfani (33) dimakamkan berdekatan meninggalkan kenangan dan duka yang mendalam bagi keluarga dan kerabat, Selasa (14/5/2024).

Air mata dan doa mengiringi perjalanan terakhir mereka berdua, ibu dan anak yang dimakamkan secara berdampingan di pemakaman umum Desa Gondanglegi Wetan dihadiri ratusan pelayat yang turut merasakan kehilangan.

Kecelakaan nahas tersebut terjadi saat keduanya dalam perjalanan pulang dari sebuah acara sepasaran (peringatan seminggu usai pernikahan) di Lumajang. Mobil yang mereka tumpangi tergelincir ke dalam jurang di kawasan ekstrem Ngadas, Poncokusumo yang mengakibatkan empat nyawa melayang.

Kerabat korban, H. Andi Ghozali mengungkapkan rasa kehilangannya usai mendengar kabar duka tersebut.

“Bu Sulimah sudah seperti ibu sendiri bagi saya, telah bekerja bersama selama bertahun-tahun. Kini, hanya kenangan yang tersisa,” terangnya dengan nada bergetar kepada media.

Pria yang akrab dipanggil Abah Ghozali ini menambahkan, jika Sulimah mempunyai dua anak.

“Sulimah memiliki dua anak, salah satunya, Elli, baru saja melangsungkan pernikahan. Kini, kunjungan sepasar yang seharusnya menjadi momen bahagia, berubah menjadi duka yang mendalam,” tukasnya.

Kronologi kecelakaan masih belum jelas, namun menurut Ghozali, mobil yang dikendarai oleh Bu Imritih, juga kerabat, seharusnya tidak melintasi jalur wisata yang berbahaya.

“Lintasan umum melalui Ampelgading atau Pronojiwo lebih aman. Ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua,” tutupnya dengan harapan agar tragedi serupa tidak terulang.

Dikatakannya, sebelum kejadian pada sore hari, rombongan juga masih mengabarkan posisinya baik – baik saja.

“Sore sekitar pukul tiga atau empat masih berkirim kabar dan posisi, rombongan juga kirim kabar melalui WhatsApp makan di restoran,” lanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan mobil masuk jurang di Hutan Coban Trisula kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, mengakibatkan empat orang meninggal dan lima orang mengalami luka-luka.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor/Publisher: Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 269 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

SMAK Bhakti Luhur Genjot Budaya Literasi, Siswa Didorong Kembali Gemar Membaca dan Menulis

8 November 2026 - 11:07 WIB

Tanam 100 Pohon di Bantaran Brantas, Kapolresta Malang Kota Perkuat Mitigasi Bencana

8 November 2026 - 10:05 WIB

Polisi Bekuk Satu Terduga Curanmor, Tiga Rekannya Masuk DPO

8 November 2026 - 05:34 WIB

Honda Vario 125 Milik Mahasiswa Pakisaji Hilang di Kos Sumbersari, Korban Sebar Informasi Pencarian

7 November 2026 - 19:22 WIB

Cegah Kecelakaan Sejak Dini, Satlantas Polresta Malang Kota Bekali Siswa SMPN 22 Edukasi Bahaya Narkoba dan Balap Liar

7 November 2026 - 13:13 WIB

Mediasi Kasus Limbah Biogas Jianto, Kuasa Hukum Pelapor Tegaskan Proses Hukum Tetap Berlanjut

6 November 2026 - 22:02 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !