BACAMALANG.COM – Sebanyak 830 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan aksi penyampaian aspirasi Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu di kawasan Gedung DPRD Kota Malang dan Tugu Balai Kota Malang, Rabu (28/10/2026).
Pengamanan terpadu tersebut melibatkan unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, serta instansi pendukung lainnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aksi berlangsung aman dan tertib, tanpa mengabaikan hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum maupun aktivitas publik di sekitarnya.
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS menjelaskan, pengerahan ratusan personel telah dipersiapkan dengan mempertimbangkan perkiraan jumlah peserta aksi yang mencapai sekitar 500 orang.
Menurut Danang, kesiapan personel tidak hanya difokuskan pada titik utama aksi, tetapi juga mencakup unsur pendukung yang disiagakan untuk mengantisipasi perkembangan situasi di lapangan.
“Pelayanan pengamanan ini telah kami persiapkan sebelumnya dengan melibatkan 830 personel gabungan. Tujuannya untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman, sekaligus menjaga situasi Kota Malang tetap kondusif. Seluruh personel di lapangan harus bekerja sesuai prosedur dan arahan pimpinan,” ujar Danang.
Libatkan Polri, TNI, dan Instansi Pemerintah
Kekuatan pengamanan terdiri atas personel Polresta Malang Kota dengan dukungan Satbrimob Polda Jawa Timur dan Direktorat Samapta Polda Jatim.
Pengamanan juga melibatkan personel Polres Malang beserta satu unit kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), Polres Batu, serta unsur TNI dari Kodim 0833/Kota Malang.
Dari unsur pemerintah daerah, dukungan diberikan oleh Satpol PP Kota Malang dan Dinas Perhubungan. Sementara itu, kesiapan penanganan kedaruratan diperkuat dengan satu unit mobil pemadam kebakaran serta dua unit ambulans dari Dinas Kesehatan Kota Malang.
Seluruh unsur tersebut disiapkan untuk mendukung pengamanan, pengaturan situasi di sekitar lokasi, serta memberikan pelayanan kesehatan dan penanganan darurat apabila dibutuhkan.
Penempatan personel dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan. Sebagian bertugas langsung di lokasi kegiatan, sedangkan unsur lainnya disiagakan untuk merespons perkembangan situasi secara cepat dan terkoordinasi.
Danang Tekankan Pendekatan Humanis
Danang menegaskan, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak warga negara yang harus dihormati. Karena itu, pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan profesional, dengan tetap memperhatikan ketertiban umum serta hak masyarakat lainnya.
“Kami mengimbau seluruh peserta aksi, termasuk mahasiswa dan masyarakat yang terlibat, agar menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan bertanggung jawab. Mari bersama-sama menjaga kondusivitas melalui semangat Jogo Malang, sehingga aspirasi dapat disampaikan tanpa mengganggu kepentingan masyarakat luas,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Malang. Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana yang aman, terutama ketika berlangsung kegiatan yang melibatkan banyak orang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah ikut menjaga keamanan. Jangan mudah terpengaruh provokasi atau informasi yang belum terverifikasi. Mari bersama-sama menjaga Bumi Arema, menjaga Malang Raya, dan mewujudkan semangat Jogo Malang demi kepentingan bersama,” ungkap Danang.
Jaga Aspirasi Tetap Demokratis dan Kondusif
Melalui pengamanan terpadu ini, Polresta Malang Kota bersama unsur terkait berupaya memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung tertib dengan tetap memperhatikan keselamatan peserta aksi, petugas, dan masyarakat di sekitar lokasi.
Kehadiran personel gabungan juga ditujukan untuk menjaga kelancaran aktivitas publik serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Danang mengajak seluruh pihak mengedepankan komunikasi dan dialog, baik dalam menyampaikan aspirasi maupun merespons tuntutan yang berkembang. Ia berharap seluruh elemen dapat menahan diri, menghindari provokasi, dan menghormati hak masing-masing.
Dengan semangat Jogo Malang, penyampaian aspirasi diharapkan berlangsung secara demokratis dan damai, sekaligus menjaga Kota Malang tetap aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.
Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































