Jaksa Dokter Polisi - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

OPINI · 31 Jul 2022 17:50 WIB ·

Jaksa Dokter Polisi


 Jaksa Dokter Polisi Perbesar

Oleh : Dr Riyanto*

Jaksa Dokter Polisi…
“Tiga profesi yang tidak disarankan …..

Romo Kyai Asir bicara slengek-an.
“To, bentar lagi, banyak orang diduding, mati !
Dengan santai saya jawab, “Romo Kyai ini, ada-ada saja. Masak diacungi telunjuk, mati …..

Satu bulan setelah guyon itu.
Dees, des, desss
Dar, der, dor …..
Mayat di jalan, tengah pasar, parit, sawah, bergelimpangan.
Preman menemukan jalan.
Senjata api pistol itu telunjuk jari.

Menjelang meninggal, beliau mengatakan, “Aja dadi jeksa, dokter, lan polisi (jangan jadi jaksa, dokter, dan polisi)….

Bukankah tiga – tiganya mulia. Jaksa memberikan tuntutan keadilan, dokter tugas kemanusiaan, polisi rasa ketentraman.

Belum sempat (saya) bertanya ke Romo, beliau meninggal dunia.
Wajahnya bersih, tidak sakit, tanpa beban.
“Mandilah sebelum matahari terbit. Karena obat menguap bersama munculnya fajar.
Kalimat terakhir “si-embahku yang sampai kini masih terngiang….

Leluhur terdahulu, bertutur pendek, bercerita panjang …..

*Dr Riyanto Budayawan dan Akademisi Universitas Brawijaya Malang

*Isi tulisan menjadi tanggung jawab sepenuhnya penulis.

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

HUT Arema ke-39: Merayakan Kebanggaan, Menolak Lupa Tragedi Kanjuruhan

11 Agustus 2026 - 01:26 WIB

Suroan Plus 17-an, Digeser Sound Horeg

10 Agustus 2026 - 09:33 WIB

Muktamar ke-35 dan Ilusi Etalase: Menatap Wajah Penggerak Anonim NU di Abad Kedua

9 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Mata Hati Semesta Tidak Bisa Dibutakan: Membangun Kembali Peradaban Integritas di Tengah Krisis Kepercayaan

3 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Refleksi Peringatan Hari Ikrar Gerakan Pramuka

30 Juli 2026 - 12:23 WIB

Bangsa dalam Lorong Krisis Sistemik: Sebuah Ulasan Kritis tentang Hukum, Ekonomi, Keadilan, dan Kerusakan Peradaban

28 Juli 2026 - 08:33 WIB

Trending di OPINI

©Hak Cipta Dilindungi !