BACAMALANG.COM – Upaya membentengi generasi muda dari ancaman hukum kian digencarkan. Kejaksaan Negeri Kota Malang kembali menggelar program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMA Negeri 9 Malang, Jumat (24/4/2026), dengan fokus utama pada bahaya narkotika dan kejahatan digital yang kian mengintai pelajar.
Sebanyak 100 siswa mengikuti kegiatan yang berlangsung di aula sekolah sejak pukul 08.00 WIB. Program ini tidak hanya mengenalkan peran jaksa, tetapi juga menjadi ruang edukasi hukum yang relevan dengan kehidupan remaja masa kini.
Kepala Seksi Intelijen melalui Kasubsi I, Brigita Feby Florentina, menegaskan bahwa peran jaksa jauh melampaui ruang sidang. Selain sebagai penuntut umum, jaksa juga berfungsi sebagai pelaksana putusan hakim hingga Jaksa Pengacara Negara (JPN).
Ia juga menekankan pentingnya penguatan karakter pelajar melalui slogan “Kenali Hukum, Jauhi Hukuman”. “Dengan mengenali potensi diri dan mampu mengelola emosi, siswa akan lebih bijak dalam mengambil keputusan dan tidak mudah terjerumus ke hal negatif,” ujarnya.
Materi kemudian diperdalam oleh Kasubsi II Intelijen, M. Fathony Rizky Noorizain, yang menyoroti ancaman nyata di era digital. Ia mengingatkan bahwa pelanggaran hukum di dunia maya memiliki konsekuensi serius, termasuk:
Judi online dan konten asusila: ancaman hingga 6 tahun penjara
Pencemaran nama baik: ancaman hingga 4 tahun penjara
Penyebaran hoaks dan SARA: ancaman hingga 6 tahun penjara
Selain itu, siswa juga diingatkan tentang beratnya sanksi dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Kepala sekolah, Budi Nurani, menyambut positif kegiatan ini. Ia menilai program JMS mampu mengubah perspektif siswa terhadap aparat penegak hukum. “Ini menjadi ruang dialog yang sehat. Siswa tidak lagi takut, tapi justru memahami hukum sebagai pelindung,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif yang berlangsung hangat hingga pukul 10.00 WIB. Melalui program ini, Kejari Kota Malang menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang sadar hukum dan siap menghadapi tantangan zaman.
Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































