Jubir Prabowo Tepis Kabar Kabinet Akan Semakin Gemuk - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 13 Mei 2024 15:45 WIB ·

Jubir Prabowo Tepis Kabar Kabinet Akan Semakin Gemuk


 Juru bicara Menteri Pertahanan RI, Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, SE, ME, saat menjadi narasumber diskusi di Aula BAU Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Senin (13/5/2024).(Nedi Putra AW). Perbesar

Juru bicara Menteri Pertahanan RI, Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, SE, ME, saat menjadi narasumber diskusi di Aula BAU Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Senin (13/5/2024).(Nedi Putra AW).

BACAMALANG.COM – Presiden terpilih Prabowo Subianto belum menyatakan jumlah kementerian yang akan dibentuk pada masa pemerintahannya nanti. Hal ini ditegaskan juru bicara Menteri Pertahanan RI, Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, SE, ME, Senin (13/5/2024).

“Nggak pernah Pak Prabowo menyampaikan itu. Misalnya ada yang menyebutkan akan dibentuk 40 kementerian bahkan ada yang bilang 60, itu tidak jelas sumbernya,” ujar Dahnil usai menjadi narasumber diskusi bertajuk Harmoni Membangun Negeri, di Aula BAU Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Senin (13/5/2024).

Ia menyebutkan, saat ini Prabowo masih dalam tahap menurunkan, derivikasi atau break-down visi dan program dalam membentuk kementerian atau kelembagaan.

“Istilahnya ‘menginstitusionalisasikan’ program dan visi yang ada, artinya misalnya titik fokus kami di makan siang gratis, nantinya akan dilaksanakan oleh badan atau kelembagaan tersendiri, jadi belum ada finalisasi jumlah kementerian yang akan dibentuk,” bebernya.

Ia menjelaskan, bahwa prinsip Prabowo dalam membentuk kabinet ini istilahnya adalah “structure follow goals” atau “structure follow strategy”, yang artinya dibuat atau diturunkan dahulu program-programnya, ini akan dilaksanakan oleh kementerian mana.

“Kalau ternyata tidak ada, ya, apakah kementerian itu perlu kita gabungkan atau kita pisahkan, itu nanti dalam proses kajian, belum pada keputusan berapa jumlah menterinya. Nah, setelah itu selesai barulah nanti Pak Prabowo akan menaruh orang-orangnya, misalnya di sini siapa, di kementerian ini yang pas siapa? Nah sumbernya dari mana? Ya tentu dari partai politik dan juga dari banyak kalangan,” tegasnya.

Dikatakan Dahnil, ada dua kriteria penting bagi Prabowo dalam menentukan siapa yang akan membantunya dalam jajaran kabinet nanti.

“Pertama adalah integritas lalu yang kedua adalah kompetensi. Jadi integritas ya termasuk anti korupsi, tidak terlibat korupsi dan macam-macam, sementara kompetensi tentu dia punya keahlian di bidang itu,” jelasnya.

Menurut Dahnil, itulah sebabnya mengapa Prabowo tidak membuat dikotomi antara profesional dan non-profesional yang ada adalah partai politik dan non partai politik.

“Artinya apa? Ya, syaratnya orang-orang partai politik jika jadi menteri juga harus profesional di bidangnya,” tutup politikus Partai Gerakan Indonesia Raya ini.

Diskusi bertajuk Harmoni Membangun Negeri yang mengusung tema Refleksi Kedewasaan Berdemokrasi Pasca Pemilu 2024, ini juga menghadirkan cendekiawan Muhammadiyah Prof. Zuly Qodir M.Ag. dan Direktur Eksekutif Deep Indonesia Neni Nur Hayati M.I.Kom.

Pewarta : Nedi Putra AW

Editor/Publisher: Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 162 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

SMAK Bhakti Luhur Genjot Budaya Literasi, Siswa Didorong Kembali Gemar Membaca dan Menulis

8 November 2026 - 11:07 WIB

Tanam 100 Pohon di Bantaran Brantas, Kapolresta Malang Kota Perkuat Mitigasi Bencana

8 November 2026 - 10:05 WIB

Polisi Bekuk Satu Terduga Curanmor, Tiga Rekannya Masuk DPO

8 November 2026 - 05:34 WIB

Honda Vario 125 Milik Mahasiswa Pakisaji Hilang di Kos Sumbersari, Korban Sebar Informasi Pencarian

7 November 2026 - 19:22 WIB

Cegah Kecelakaan Sejak Dini, Satlantas Polresta Malang Kota Bekali Siswa SMPN 22 Edukasi Bahaya Narkoba dan Balap Liar

7 November 2026 - 13:13 WIB

Mediasi Kasus Limbah Biogas Jianto, Kuasa Hukum Pelapor Tegaskan Proses Hukum Tetap Berlanjut

6 November 2026 - 22:02 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !