BACAMALANG.COM – Seorang mahasiswa Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) yang juga warga Dusun Tumpangrejo, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang Dimas Febriansa (23) terseret banjir saat latihan rafting di aliran Sungai Brantas, Desa Curungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, belum lama ini.
“Saat itu korban bersama tiga teman lainnya sedang melakukan latihan rafting dengan satu perahu,” tegas Kapolsek Kepanjen AKP M. Lutfi kepada media.
Latihan tersebut berlangsung dari pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB dimulai dari Desa Curungrejo hingga finis di Desa Semanding, Kecamatan Kepanjen.
Sekitar pukul 16.15 WIB korban dan teman lainnya hendak menepi ke Sungai Brantas Dusun Boro Utara, Desa Curungrejo, Kecamatan Kepanjen. Namun, tiba-tiba banjir bandang datang dan menghempas perahu rafting yang mereka naiki.
Korban tercebur ke sungai, dan teman-temannya berusaha menolong dengan melempar tali ke arah korban. Saat itu, posisi korban berpegangan pada bambu dan menggunakan alat keselamatan lengkap. Namun, banjir susulan datang, dan akhirnya mahasiswa tersebut hanyut di Sungai Brantas.
Teman korban meminta bantuan warga sekitar dan Tim SAR untuk pencarian namun sampai saat berita ini dibuat korban belum ditemukan.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor/Publisher: Aan Imam Marzuki



















































