Mahasiswa Unikama yang Hanyut di Sungai Brantas Ditemukan Meninggal Dunia - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 16 Jun 2024 16:59 WIB ·

Mahasiswa Unikama yang Hanyut di Sungai Brantas Ditemukan Meninggal Dunia


 Tim SAR mengevakuasi mahasiswa pencinta alam Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) asal Dusun Tumpangrejo, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Dimas Febriansa (23) meninggal dunia hanyut di Sungai Brantas belum lama ini.(Dok BPBD Kabupaten Malang) Perbesar

Tim SAR mengevakuasi mahasiswa pencinta alam Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) asal Dusun Tumpangrejo, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Dimas Febriansa (23) meninggal dunia hanyut di Sungai Brantas belum lama ini.(Dok BPBD Kabupaten Malang)

BACAMALANG.COM – Mahasiswa pencinta alam Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) asal Dusun Tumpangrejo, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Dimas Febriansa (23) ditemukan Tim SAR dalam kondisi meninggal dunia, belum lama ini.

Korban hanyut saat latihan rafting di aliran sungai Brantas Desa Curungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (14/6/2024).

“Jasad ditemukan di balik batu aliran Sungai Brantas tempat mahasiswa tersebut hanyut. Lokasi penemuan mahasiswa itu kurang lebih satu kilometer dari terakhir kali ia dilihat atau saat hanyut,” tandas Kapolsek Kepanjen AKP Moch Lutfi kepada media.

Saat ditemukan korban masih memakai pakaian dan celana yang dipakai saat melakukan latihan rafting hingga diterjang banjir bandang sungai Brantas.

Jenazah dievakuasi dari lokasi penemuan yang lokasinya tidak jauh dari Pondok Pesantren Ketapang.

Selanjutnya jenazah korban dibawa ke kamar jenazah RSUD Kanjuruhan Kepanjen untuk dimintakan visum.

Seperti diberitakan sebelumnya, mahasiswa Unikama, Dimas Febriansa (23) terseret banjir saat latihan rafting bersama tiga temannya dengan start Desa Curungrejo hingga finis di Desa Semanding, Kecamatan Kepanjen, dari pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Saat itu sekitar pukul 16.15 WIB korban dan teman lainnya hendak menepi, namun tiba-tiba banjir bandang datang dan menghempas perahu rafting yang mereka naiki.

Korban tercebur ke sungai, dan teman-temannya berusaha menolong dengan melempar tali ke arah korban. Posisi korban berpegangan pada bambu dan menggunakan alat keselamatan lengkap, tetapi banjir susulan datang, menghanyutkan tubuh korban.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor/Publisher: Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 387 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Tanam 100 Pohon di Bantaran Brantas, Kapolresta Malang Kota Perkuat Mitigasi Bencana

8 November 2026 - 10:05 WIB

Polisi Bekuk Satu Terduga Curanmor, Tiga Rekannya Masuk DPO

8 November 2026 - 05:34 WIB

Honda Vario 125 Milik Mahasiswa Pakisaji Hilang di Kos Sumbersari, Korban Sebar Informasi Pencarian

7 November 2026 - 19:22 WIB

Cegah Kecelakaan Sejak Dini, Satlantas Polresta Malang Kota Bekali Siswa SMPN 22 Edukasi Bahaya Narkoba dan Balap Liar

7 November 2026 - 13:13 WIB

Mediasi Kasus Limbah Biogas Jianto, Kuasa Hukum Pelapor Tegaskan Proses Hukum Tetap Berlanjut

6 November 2026 - 22:02 WIB

Siaga Hadapi Banjir hingga Longsor, Polresta Malang Kota Libatkan 357 Personel Gabungan

6 November 2026 - 21:25 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !