BACAMALANG.COM – Sasaran maling saat ini semakin gelap mata. Tidak hanya kendaraan bermotor, HP, emas, uang tunai, tabung LPG, namun kini juga merambah menyasar meteran air bersih. Aksi pencurian meteran air PDAM dilaporkan terjadi di Bantur Timur, RT 46 RW 10, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Dalam laporan warga, sedikitnya 8 rumah menjadi korban hilangnya meteran air.
Peristiwa tersebut membuat warga sekitar resah karena pencurian dilakukan tanpa diketahui waktu pastinya. Warga menduga pelaku memanfaatkan kondisi lingkungan yang sepi untuk melancarkan aksinya. Melalui laporan ini, warga berharap masyarakat sekitar dapat lebih waspada terhadap kejadian serupa. Video yang beredar disebut bertujuan untuk memberikan informasi serta meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih menjaga keamanan lingkungan.
Dari rekaman video tanpa suara (audio) yang diposting di instagram IG infomalangan dan gdlstory, terlihat sebuah instalasi air bersih yang hanya tinggal penutupnya (rumah meteran) yang terbuat dari seng berwarna kuning. Sementara meteran airnya sudah raib. Terlihat pula air yang mengucur deras dampak dari adanya kejadian tersebut. Air yang mengucur menimbulkan genangan kecil di sekitar titik meteran dipasang.
Mirisnya, kejadian serupa juga terjadi Dampit, yang diketahui dari respon netizen dengan akun IG Nazila. “Dampit bulan lalu laporan e wes uakeh kehilangan meteran,” tulisnya.
Polres Malang merespons laporan tersebut. “Terima kasih atas informasinya, Min. Petugas dari Satreskrim Polres Malang bersama Polsek Bantur telah melakukan pengecekan dan olah TKP di lokasi kejadian. Saat ini proses penyelidikan masih berlangsung,” tulis akun polresmalang_polisiadem.
Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan menjaga keamanan lingkungan. Jika terjadi kejadian serupa, segera laporkan ke pihak kepolisian.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































