BACAMALANG.COM – Ngalup Coworking Space yang saat ini bertransformasi menjadi Ngalup Collaborative Network adalah wadah bagi para talent, stakeholders, dan berbagai
lini bisnis untuk kolaborasi dan berjejaring. Sebagai salah satu program akselerator di Malang, Ngalup Collaborative Network kembali membuat gebrakan dengan menjadi mitra dari Kampus Merdeka pada semester dua ini.
CEO Ngalup Collaborative Network, Andina Paramitha mengungkapkan, kolaborasi untuk menjawab kebutuhan digitalisasi ini tersebut menyasar dua aspek.
“Pertama, menyasar studi pemagangan, yang membuka kesempatan magang bagi mahasiswa di lintas universitas,” jelasnya di sela gathering dengan media di Malang, Selasa (5/7/2022).
Andien, sapaan wanita energik ini, mengungkapkan, kesempatan magang itu juga akan memberikan program yang berbeda.
“Pemagangan satu batch ada 15 orang dalam jangka waktu tiga bulan. Nantinya akan disesuaikan dengan studinya,” papar dia.
Tak hanya itu, imbuhnya, kolaborasi tersebut juga menyasar studi independen bagi para dosen untuk magang.
“Dalam satu batch, ada lima dosen yang juga akan belajar selama tiga bulan. Pembelajarannya sesuai dengan majority. Seperti digital marketing, content
research, business development dan lainnya, dengan penyesuaian kurikulum nmenjadi 20 sks,” urainya.
Program Kampus Merdeka merupakan merupakan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja. Program ini akan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memilih mata kuliah yang akan diambil.
Momen gathering ini juga dimanfaatkan untuk mengenalkan Jagoan Cloud, teknologi CloudPlatform asli Malang untuk kebutuhan bisnis.
Sebagai Brand Specialist Jagoan Cloud, Andien mengungkapkan, bahwa kehadiran teknologi ini untuk menjawab kebutuhan bisnis di dalam mengelola teknologi cloud untuk pengembangan aplikasi agar lebih mudah dan efektif.
“Seperti kita ketahui tren digitalisasi di Indonesia kekinian yang semakin berkembang, dan harus diimbangi dengan tools yang tepat, sehingga Jagoan Hosting Indonesia memunculkan Jagoan Cloud, sebuah platform yang bisa digunakan oleh talenta digital yang ingin berkarir di bidang teknologi dan pengembangan aplikasi,” paparnya.
Andien menegaskan salah satu kelebihan Jagoan Cloud adalah dirancang untuk meminimalisir penggunaan budget pengembangan aplikasi, tanpa perlu kartu kredit dan lebih mudah dioperasikan, utamanya untuk pemula, yang membuatnya berbeda dengan platform lainnya.
“Sehingga, ketika menjajaki karir di dunia nyata, sudah terbiasa dengan teknologi cloud, dan bisa memberikan kesempatan bagi pelaku bisnis yang ingin mengembangkan aplikasi dengan lebih cepat dan dengan budget tipis” imbuhnya.
Saat ini, Jagoan Cloud memberikan kredit sebesar Rp 150 ribu selama masa soft launching untuk melakukan uji coba.
“Kredit ini berlaku satu bulan. Namun, untuk penggunaan jangka panjang, bisa membayar sesuai dengan kebutuhan saja,” kata dia.
Jagoan Cloud juga menargetkan orang orang yang bekerja di bidang pengembangan aplikasi sebagai pengguna awalnya.
“Harapannya, dengan adanya platform ini, mereka bisa mencoba dan lebih baham teknologi cloud sehingga dapat memudahkan pekerjaan mereka,” tandasnya (ned).




















































