Pemberontakan Anak Muda Citayam, Fashion Week Sudirman - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

OPINI · 26 Jul 2022 21:04 WIB ·

Pemberontakan Anak Muda Citayam, Fashion Week Sudirman


 Pemberontakan Anak Muda Citayam, Fashion Week Sudirman Perbesar

Oleh: Dr. Riyanto*

Pidato hampir sempurna.
…..
Telah lama dijanjikan, dan hari ini janji itu dibayar tunai.
Mohon ma’af, harus saya sampaikan, bahwa Kami mengecewakan yang pesimis.

Detik-detik roboh, terlihat ekspresi kebencian. Bukan para penonton berdesakan.
Sedan merah, hasil korupsi, konon biang masalahnya.
Jakarta International Stadium diresmikan.

Pagar lapangan bola berserakan.
Atap sirkuit beterbangan.
Bukan tempat yang nyaman.
Anak muda diam.

Citayam Fashion Week.
Sudirman dalam genggaman.
Karya yang tidak perlu ditulis.
Ibu kota jangan pesimis …..

Yang muda ingin lewat.
Bukan sirkuit, lapangan bola.
Pejabat lenggak – lenggok, menjamu tamu manca negara.

Ini diriku, Sudirman milikku.
Mimpi menginjakkan kaki di tempatku sendiri.
Melangkah di tempat indah.
Jalan kaki.
Tanpa basa basi.

Bukan pelarian.
Tidurmu di predestarian.
Ibu – ibu, bapak tua terganggu.
Bukan menentang aturan.
Itu suara jaman.

Tidak sederhana.
Citayam itu pemberontakan.
Anak muda tumpah ruah.
Demontrasi di panggung jalanan.

Nilai lama terhenti.
Yang muda menemukan jati diri.
Tanpa disirami, makna baru, bersemi.
Akankah segera berakhir ?
Pemerintah masih bermimpi.

Di ujung sana, bergema.
Geng motor, begal, dan debt collector.
Bukan lapangan bola, sirkuit, dan janji janji pembangunan.
Citayam fashion week, wujud pemberontakan …..

🇲🇨🇲🇨🇲🇨

*Dr Riyanto adalah Budayawan dan Akademisi Universitas Brawijaya Malang.

*Isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

HUT Arema ke-39: Merayakan Kebanggaan, Menolak Lupa Tragedi Kanjuruhan

11 Agustus 2026 - 01:26 WIB

Suroan Plus 17-an, Digeser Sound Horeg

10 Agustus 2026 - 09:33 WIB

Muktamar ke-35 dan Ilusi Etalase: Menatap Wajah Penggerak Anonim NU di Abad Kedua

9 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Mata Hati Semesta Tidak Bisa Dibutakan: Membangun Kembali Peradaban Integritas di Tengah Krisis Kepercayaan

3 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Refleksi Peringatan Hari Ikrar Gerakan Pramuka

30 Juli 2026 - 12:23 WIB

Bangsa dalam Lorong Krisis Sistemik: Sebuah Ulasan Kritis tentang Hukum, Ekonomi, Keadilan, dan Kerusakan Peradaban

28 Juli 2026 - 08:33 WIB

Trending di OPINI

©Hak Cipta Dilindungi !