Penghuni Perumdin Veteran Kota Batu Dihebohkan dengan Penemuan Ular Weling - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 7 Mei 2024 13:40 WIB ·

Penghuni Perumdin Veteran Kota Batu Dihebohkan dengan Penemuan Ular Weling


 Eko Sabdianto, A.Md.Par saat tengah menunjukkan jenis ular weling yang ditemukannya, ketika hendak mengunjungi kedua orangtuanya yang tinggal di Perumdin Veteran Kota Batu. (Yog) Perbesar

Eko Sabdianto, A.Md.Par saat tengah menunjukkan jenis ular weling yang ditemukannya, ketika hendak mengunjungi kedua orangtuanya yang tinggal di Perumdin Veteran Kota Batu. (Yog)

BACAMALANG.COM – Bermaksud mengunjungi kedua orang tuanya yang tinggal di Perumdin Veteran, Jalan Sutan Hasan Halim, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, Eko Sabdianto, A.M.d. Par, salah seorang jurnalis di Kota Batu menemukan ular weling yang diduga hendak masuk rumah.

Tak pelak, Dian, sapaan akrabnya bergegas secara spontan berlari mengambil sebilah kayu untuk mengusir ular weling tersebut.

Kemudian, dirinya menyampaikan kepada kedua orang tuanya jika di depan Perumdin Veteran, terutama di area persawahan banyak ular weling yang keluar dari tempat persembunyiannya.

“Kalau kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 08.00 WIB, itu ketika saya mau mengunjungi orang tua saya. Jadi, tadi pagi sebelum liputan saya ke Rumah Dinas Veteran. Begitu lewat mau masuk ke dalam rumah, spontan saya melihat ada ular 3 yang mau masuk ke dalam rumah. Secara spontan saya berlari mengambil kayu untuk mengusir ular tersebut. Tapi yang 2 ekor cepat sekali, hanya satu ekor yang berhasil saya tangkap,” tuturnya kepada awak media, pada Selasa (7/5/2024).

Menurutnya, usai diarinya mmenangkap ular weling tersebut, sontak saja para penghuni Perumahan Dinas Veteran menjadi gempar dan heboh. Mereka khawatir, jika sewaktu-waktu ular yang dimaksud bakal kembali lagi keluar dari sarangnya.

Tak ingin terjadi sesuatu yang dirasa membayahakan, jurnalis senior Malang Raya inipun langsung membunuh ular yang dimaksud.

“Saya khawatir, karena kalau tidak dibunuh ular weling itu masuk rumah kembali lagi. Berbahaya sekali kalau sampai menggigit penghuninya, karena jenis racunnya neurotoksin, yakni menyerang saraf. Saya ingat dulu waktu liputan ada seorang anak yang meninggal karena digigit ular weling. Maka dari itu saya bunuh, agar tidak mencelakai para penghuni Perumahan Dinas Veteran. Seperti satu bulan yang lalu, juga sempat terbelit di sela-sela ban motor saya,” ungkap Dian.

Tak ingin membahayakan kedua orang tuanya, jurnalis yang eksis sejak 2004 hingga kini itupun berencana akan membeli ijuk dengan memasangkannya di depan rumah.

“Saya berusaha mengantisipasi saja, tujuannya agar ular-ular itu tidak masuk ke dalam rumah. Kasihan para penghuni di sini orangnya sudah tua-tua, mereka juga sudah sepuh dan sering sakit-sakitan, sebagai anak yang tertua tentunya saya wajib menjenguk dan menjaga setiap saat. Khawatir kalau ada apa-apa,” papar Dian.

Dian yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Batu mengimbau kepada para penghuni rumah, untuk selalu waspada terhadap bahaya ular.

“Berhubung di depan itu area persawahan yang disinyalir sebagai sarang ular, terlebih dalam bulan-bulan ini cuaca musim pancaroba, sepatutnya kita harus waspada dengan bahaya ular agar tidak sampai masuk rumah, cara paling sederhana diberi lilitan ijuk dan ditaburi garam grasak,” pungkasnya sembari berpesan.

Sebagai informasi, dilansir dari berbagai sumber, ular weling berasal dari famili Elapidae dengan genus Bungarus. Ular jenis ini juga dijuluki Malayan Kraits.
Ular weling memiliki persebaran habitat di Indonesia dan Malaysia. Di Indonesia, jenis ular ini dapat ditemukan di Bali dan Jawa. Jenis ular tersebut juga dapat hidup di Kamboja, Myanmar, Vietnam, dan Laos.
Habitat ular weling berada di perkebunan, hutan yang lembab, tanah berpasir, atau lokasi yang dekat air.

Corak dan warna ular weling berupa pola melingkar atau belang di sepanjang tubuh. Ular weling mempunyai pola gelang berwarna hitam-putih yang melingkar di sisi atas dan samping tubuh. Sementara bagian perut ular weling berwarna putih atau tidak memiliki pola sama sekali. Ular tersebut dapat tumbuh hungga panjang 1-1,5 meter dengan bentuk ekor yang lancip.

Apabila bertemu ular weling, disarankan untuk tidak bermain-main dengan hewan reptil ini. Pasalnya, ular weling adalah hewan predator nokturnal dengan bisa bersifat neurotoksin atau racun yang menyerang saraf.

Pewarta: Rahmat Mashudi Prayoga
Editor: Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 230 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

SMAK Bhakti Luhur Genjot Budaya Literasi, Siswa Didorong Kembali Gemar Membaca dan Menulis

8 November 2026 - 11:07 WIB

Tanam 100 Pohon di Bantaran Brantas, Kapolresta Malang Kota Perkuat Mitigasi Bencana

8 November 2026 - 10:05 WIB

Polisi Bekuk Satu Terduga Curanmor, Tiga Rekannya Masuk DPO

8 November 2026 - 05:34 WIB

Honda Vario 125 Milik Mahasiswa Pakisaji Hilang di Kos Sumbersari, Korban Sebar Informasi Pencarian

7 November 2026 - 19:22 WIB

Cegah Kecelakaan Sejak Dini, Satlantas Polresta Malang Kota Bekali Siswa SMPN 22 Edukasi Bahaya Narkoba dan Balap Liar

7 November 2026 - 13:13 WIB

Mediasi Kasus Limbah Biogas Jianto, Kuasa Hukum Pelapor Tegaskan Proses Hukum Tetap Berlanjut

6 November 2026 - 22:02 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !