BACAMALANG.COM – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, H Gunawan HS meresmikan gedung Taman Kanak-Kanak Raudatul Athfal (RA) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Misbakh Desa Kedungbanteng Kecamatan Sumbermanjing Wetan.
Peresmian gedung RA dan MIS ini dilakukan Abah Gun, sapaan akrabnya, di sela-sela kegiatan sosialisasi dampak media sosial terhadap interaksi sosial di lingkungan masyarakat.
Sebelum ke Kedungbanteng, Abah Gun terlebih dahulu melakukan sosialisasi di Madrasah Aliyah (MA) Al Hisi Desa Ringinsari Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Kedatangan Abah Gun di MA Al Hisi disambut antusias sejumlah murid, wali murid, hingga tenaga pengajar.
Abah Gun sendiri berpandangan sosialisasi dampak media sosial itu sangat penting dilakukan agar wawasan masyarakat bisa terbuka dan tidak terjebak dalam pengaruh negatif.
Menurut Abah Gun, ada dampak positif dan negatif yang dipengaruhi pesatnya perkembangan media sosial. Dibeberkannya, dampak negatif dari penggunaan media sosial harus diperangi terus menerus.
“Dalam beberapa dekade terakhir, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah menyebabkan perubahan besar dalam cara orang berinteraksi. Media sosial, sebagai bagian teknologi ini, telah menjadi alat utama dalam kehidupan sehari-hari banyak orang. Perubahan ini tidak hanya mempengaruhi individu, tetapi juga dinamika sosial di lingkungan masyarakat,” kata Abah Gun, Minggu (16/6/2024).

Sosialisasi dampak media sosial di MA Al Hisi Desa Ringinsari Sumawe. (ist)
Pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang menambahkan, beberapa dampak positif yang dibawa media sosial diantaranya seperti, memperluas jaringan, penyebaran informasi dan pengetahuan, partisipasi sosial dan kewarganegaraan.
“Kalau dampak negatifnya seperti isolasi sosial dan ketergantungan, persebaran informasi yang salah, hingga privasi serta keamanan,” ungkapnya.
Lebih jauh, Abah Gun menyebutkan, ada beberapa strategi yang diterapkan untuk mengatasi dampak negatif media sosial. Antara lain seperti, edukasi dan kesadaran, regulasi dan kebijakan, serta dukungan dan konseling.
“Media sosial memiliki dampak yang signifikan terhadap interaksi sosial di lingkungan masyarakat, baik positif maupun negatif. Penting untuk memahami dan mengelola dampak tersebut agar media sosial dapat digunakan secara konstruktif dan mendukung dinamika sosial yang positif. Kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan individu, sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung penggunaan media sosial yang sehat dan positif,” Penasehat Jamaah Maiyah Malang Raya itu mengakhiri.
Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki




















































