BACAMALANG.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu menggelar sosialisasi strategi optimalisasi kepesertaan aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Gedung Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Jalan Panglima Sudirman No. 507, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kepesertaan aktif JKN sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Batu.
Sosialisasi tersebut dihadiri Wali Kota Batu Nurochman, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, Kepala Dinas Sosial Lilik Fariha, Kepala BPJS Kesehatan Kota Malang, para camat se-Kota Batu, lurah, kepala desa, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Pj Sekretaris Daerah Kota Batu Eko Suhartono, tenaga kesehatan, serta awak media.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu, Aditya Prasaja, S.STP., M.AP., memaparkan berbagai strategi untuk meningkatkan kepesertaan aktif JKN, mulai dari peningkatan kesadaran masyarakat, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, hingga memperluas akses layanan kesehatan.
“Melalui sosialisasi ini kami berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya kepesertaan aktif JKN semakin meningkat, sehingga pelayanan kesehatan di Kota Batu juga semakin optimal,” ujarnya.
Mantan Camat Bumiaji tersebut menambahkan, kepesertaan aktif JKN memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, seperti akses layanan kesehatan yang lebih luas, biaya pengobatan yang lebih terjangkau, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Dengan kepesertaan aktif JKN, masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih baik dan terlindungi dari risiko biaya kesehatan yang tinggi,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Batu Nurochman menegaskan komitmen Pemkot Batu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.
Menurutnya, kepesertaan aktif JKN merupakan bagian penting dalam memberikan jaminan kesehatan yang menyeluruh bagi masyarakat.
“Pemkot Batu berkomitmen meningkatkan pelayanan kesehatan sekaligus mendorong kesadaran masyarakat agar aktif dalam program JKN. Tujuannya agar seluruh warga dapat hidup sehat, aman, dan sejahtera,” tegasnya.
Politisi PKB tersebut juga menyebut langkah ini sejalan dengan program pembangunan daerah mBatu Sae, yang menekankan penguatan fondasi pelayanan kesehatan serta budaya hidup sehat yang merata, terintegrasi, dan proaktif.
Ia menambahkan, upaya optimalisasi kepesertaan JKN juga memiliki dasar hukum yang kuat, di antaranya Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2024 tentang Jaminan Kesehatan, Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional, serta Peraturan Wali Kota Batu Nomor 6 Tahun 2026 tentang Optimalisasi Jaminan Kesehatan Nasional.
Pewarta: Eko Sabdianto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































