BACAMALANG.COM – Peduli penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ternak di Kabupaten Malang, Polres Malang turut bersinergi melakukan giat mulai monitoring, sambang peternak, hingga penyekatan.
Salah satunya seperti yang dilakukan Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat bersama Kapolsek Kalipare Iptu Kukuh Purwono, seluruh Pejabat Utama Polres Malang melakukan pengawalan penyuntikan vaksin Penyakit Mulut dan Kuku di peternakan Sapi milik Ngateman, Dusun Pangganglele, RT. 29 RW. 03, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, belum lama ini.
“Kegiatan percepatan Vaksinasi PMK terhadap hewan ternak ini sebagai upaya Satgas PMK Kabupaten Malang dalam menanggulangi penyebaran PMK sehingga nantinya akan terus bersama Instansi terkait melakukan vaksinasi PMK dari peternakan ke peternakan lain yang ada di wilayah Kabupaten Malang,” tandas AK6B Ferli Hidayat.
Sebelum dilakukannya kegiatan penyuntikan dilaksanakan terlebih dahulu penyemprotan disinfektan pada seputar kandang-kandang ternak hewan.
Kapolres mengajak para peternak di Wilayah Kabupaten Malang khususnya Kecamatan Kalipare agar tidak takut apabila hewan ternaknya akan disuntik vaksin, karena hal ini merupakan ikhtiar cara melawan penularan wabah PMK.
Dikatakannya pihaknya juga meminta seluruh jajaran terkait terus memberikan pemahaman terkait Vaksinasi PMK ini.
Sementara itu kegiatan monitoring vaksinasi dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan di Dusun Tempur Desa Pagak Kecamatan Pagak Kabupaten Malang juga dilakukan Polsek Pagak.
Telah disiapkan 21 dosis vaksin PMK merk Aftopur yang disuntikkan pada Sapi perah milik warga yang menjadi mitra kerja dari KUD Pagak.
Vaksinasi ternak Sapi tersebut adalah kegiatan yang sudah ditunggu-tunggu oleh para peternak. Karenanya, setelah vaksin tiba langsung dikoordinasikan bersama dinas terkait untuk segera dieksekusi.
Kegiatan serupa juga dijalankan Polsek Karangploso yakni mendampingi Dinas Peternakan melakukan vaksinasi PMK pada Sapi.
“Kami memerintahkan anggota untuk melaksanakan pendampingan kegiatan vaksinasi PMK oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan di Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang tepatnya di Dusun Jaraan Desa Donowarih Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang,” jelas Kapolsek Karangploso Iptu Bambang Subinajar.
Dikatakannya ada 20 dosis vaksin PMK merk Aftopur yang disuntikan pada Sapi perah milik warga yang menjadi mitra kerja dari KUD karangploso.
“Kami akan dampingi dan mengawasi pelaksanaan kegiatan ini dengan begitu harapan masyarakat dapat terpenuhi sesuai dengan rencana kegiatan dengan tertib dan aman sesuai program dari Pemerintah,” tandasnya.
Kegiatan monitoring hewan ternak juga dilakukan Polsek Wonosari berupa pemantauan dan monitoring di Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari.
“Hasil Koordinasi dengan Dinas Peternakan Kecamatan Wonosari, Koordinator Penyuluh Teknis Peternakan (PTPK) terkait dengan adanya kejadian wabah penyakit menular akut pada hewan ternak yaitu Penyakit Mulut dan Kuku yang melanda Jawa Timur, untuk sementara di wilayah Kecamatan Wonosari masih belum ada,” tegas Kapolsek Wonosari IPTU Anwari Sidiq.
“Kita lakukan edukasi dan himbauan kepada para peternak dan pedagang Sapi agar lebih waspada manakala membeli Sapi dari luar daerah, agar lebih selektif dan benar-benar dilakukan pemeriksaan terhadap fisik dan kesehatan s6api untuk menghindari terjadinya penularan penyakit PMK” tegas Kapolsek.
Sedikit berbeda dengan kegiatan beberapa Polsek, Polsek Sumbermanjing Wetan melakukan giat penyekatan antisipasi PMK.
Kapolsek Sumbermanjing Wetan Iptu Heri Yani Suprapto bersama anggota piket Polsek Sumbermanjing Wetan melakukan penyekatan mobilitas kendaraan pengangkut hewan ternak yang akan masuk ke Wilayah Kecamatan Sumbermanjing wetan, Kabupaten Malang.
“Kami melakukan penyekatan ini untuk kebaikan bersama, khususnya para peternak hewan. Kami khawatir kalau nanti wabah PMK ini menyebar tentunya akan merugikan banyak para pemilik hewan,” tegas Kapolsek.
Penyekatan tersebut sesuai dengan Surat Edaran Bupati Malang nomor 800/3699/35.07.201/2022, tentang larangan dan pembatasan sementara mobilitas hewan ternak, untuk mengantisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku.(*/had)




















































