Tiba di Semarang, Midun Disambut Hangat oleh SneX - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 8 Agu 2023 15:26 WIB ·

Tiba di Semarang, Midun Disambut Hangat oleh SneX


 Miftahudin Romli alias Midun (53), Penggowes Menolak Lupa Tragedi Kanjuruhan, disambut hangat SneX (supporter Semarang Extreme, pendukung PSIS Semarang).(ist) Perbesar

Miftahudin Romli alias Midun (53), Penggowes Menolak Lupa Tragedi Kanjuruhan, disambut hangat SneX (supporter Semarang Extreme, pendukung PSIS Semarang).(ist)

BACAMALANG.COM – Penggowes “Menolak Lupa Tragedi Kanjuruhan” warga Ngaglik, Kota Batu, Miftahudin Romli alias Midun (53) telah sampai di Semarang. Kedatangannya disambut hangat SneX (suporter Semarang Extreme, pendukung PSIS Semarang).

“Rasa kemanusian yang tinggi, walaupun beliau seorang ASN penuh risiko, setelah beliau melakukan aksi ini. Tidak menghiraukan efek ataupun imbas setelah beliau melakukan aksi ini,” tegas Ketua Harian Snex, Dodik Wahyu.

Ia menambahkan, lewat ekspedisi gowes tersebut diharapkan ada kejelasan dan kepastian hukum Tragedi Kanjuruhan.

Ia mengungkapkan, semalam dirinya mengajak Midun naik mobil, bertemu dengan Gus Ali dan menginap di Mabes Mafia Sholawat.

Diceritakannya, kemarin dirinya sudah koordinasi dengan teman-teman yang ada di Demak, untuk mengatur rute Midun dan akan beristirahat makan siang di warung Nasi Padang milik salah satu anggota Snex.

“Kami akan koordinasikan sama teman-teman suporter untuk di tiap-tiap perbatasan mengawal Pak Midun,” tukasnya.

Sementara itu, Midun menuturkan dirinya mengajak masyarakat tidak lupa Tragedi Kanjuruhan.

“Saya ingin berekspresi supaya masyarakat tidak melupakan Tragedi Kanjuruhan. Target saya sampai Jakarta pada 17 Agustus nanti atau bertepatan dengan Hari Kemerdekaan,” pungkasnya.

Pewarta : Hadi Triswanto
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 183 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Inovasi Mahasiswa UMM: Mesin Pengering Mie Otomatis Pangkas Biaya dan Waktu Produksi UMKM

18 April 2026 - 13:37 WIB

Aksi Heroik Nelayan Sendang Biru Selamatkan Hiu Paus, Dedi Mulyadi Beri Apresiasi

15 April 2026 - 20:07 WIB

UMM Jadi Mitra UNESCO, Pimpin Misi Global Kelestarian Air

14 April 2026 - 15:51 WIB

Tim Brimob Polri Tembus 10 Besar Dunia, Bukti Kapasitas Indonesia di Ajang Skydiving Internasional

12 April 2026 - 17:52 WIB

Tegas Berantas Narkotika di Lapas, Menteri Imipas Perketat Pengawasan dan Tindak Oknum

11 April 2026 - 17:32 WIB

Semangat Paskah dan Kebersamaan, UKWK Gelar Misa hingga Halal Bihalal

10 April 2026 - 16:09 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !