Tim Brimob Polri Tembus 10 Besar Dunia, Bukti Kapasitas Indonesia di Ajang Skydiving Internasional - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 12 Apr 2026 17:52 WIB ·

Tim Brimob Polri Tembus 10 Besar Dunia, Bukti Kapasitas Indonesia di Ajang Skydiving Internasional


 Kontingen Korps Brimob Polri dalam ajang 4th FAI European Indoor Skydiving Championships & 6th FAI World Cup of Indoor Formation Skydiving di Lesquin, Prancis. (hum) Perbesar

Kontingen Korps Brimob Polri dalam ajang 4th FAI European Indoor Skydiving Championships & 6th FAI World Cup of Indoor Formation Skydiving di Lesquin, Prancis. (hum)

BACAMALANG.COM – Keikutsertaan kontingen Korps Brimob Polri dalam ajang 4th FAI European Indoor Skydiving Championships & 6th FAI World Cup of Indoor Formation Skydiving di Lesquin, Prancis, berbuah hasil membanggakan. Tim Indonesia sukses menembus peringkat 10 besar dunia di tengah ketatnya persaingan dari 24 negara dengan total 26 tim peserta.

Pada nomor 4 Way FS (4FS) putra, tim Brimob Polri berhasil finis di peringkat 7 dunia. Sementara pada nomor Vertical Formation Skydiving (VFS) putra, Indonesia menempati posisi ke-9. Adapun tim putri di nomor 4 Way FS Female berada di peringkat 11 dunia.

Capaian ini menjadi indikator positif perkembangan olahraga terjun payung indoor Indonesia, khususnya di lingkungan Korps Brimob Polri. Mengingat, kejuaraan ini merupakan salah satu ajang paling bergengsi yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dunia dengan standar kompetisi tinggi.

Di bawah kepemimpinan Irjen Pol Almas Widodo Kolopaking, kontingen yang diperkuat 21 personel tampil kompetitif setelah melalui proses seleksi ketat dan latihan intensif. “Hasil ini sekaligus menegaskan bahwa Indonesia mampu bersaing dan tidak sekadar menjadi peserta pelengkap dalam ajang global,” ungkap Jenderal asal Malang ini.

Seperti diketahui, kehadiran atlet seperti Brigadir Nurfauziah, jumpmaster tandem perempuan pertama di Indonesia, turut memberi warna tersendiri bagi tim. Partisipasinya tidak hanya memperkuat komposisi tim putri, tetapi juga menjadi simbol kemajuan peran perempuan dalam olahraga ekstrem di Tanah Air.

Meski belum meraih podium, keberhasilan menembus papan tengah dunia dinilai sebagai pijakan penting untuk peningkatan prestasi ke depan. Dengan pengalaman bertanding di level internasional, tim Brimob Polri diharapkan mampu meningkatkan kualitas teknik, kekompakan, serta mental bertanding.

Partisipasi ini juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam peta olahraga dirgantara dunia. Dengan pembinaan berkelanjutan dan dukungan penuh dari berbagai pihak, peluang menembus podium di ajang serupa pada masa mendatang semakin terbuka.

Keberhasilan ini sekaligus menjawab optimisme yang sebelumnya disampaikan pimpinan kontingen, bahwa semangat juang, disiplin, dan profesionalisme mampu membawa Indonesia bersaing di panggung dunia serta mengharumkan nama bangsa.

“Ini menjadi bukti nyata peningkatan kapasitas dan daya saing atlet Indonesia di level internasional, meski menghadapi dominasi negara-negara kuat dengan tradisi panjang,” teranganya.

Pewarta/Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 92 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

UMM Jadi Mitra UNESCO, Pimpin Misi Global Kelestarian Air

14 April 2026 - 15:51 WIB

Tegas Berantas Narkotika di Lapas, Menteri Imipas Perketat Pengawasan dan Tindak Oknum

11 April 2026 - 17:32 WIB

Semangat Paskah dan Kebersamaan, UKWK Gelar Misa hingga Halal Bihalal

10 April 2026 - 16:09 WIB

Risiko Hukum Mengintai Pengelolaan KDMP di Malang Raya

10 April 2026 - 14:39 WIB

Membangun Ekosistem UMKM: Mengapa Kolaborasi adalah Kunci Ketahanan Pangan yang Inklusif

9 April 2026 - 18:59 WIB

PPTK Dibebaskan dari Jeratan Korupsi, Ahli Bongkar Teori Kewenangan

9 April 2026 - 18:49 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !