BACAMALANG.COM – Munculnya berita perkiraan petahana tidak mendapat rekomendasi maju kembali, mendapat tanggapan dari Tim 9 Direktorat Hukum PDIP Kabupaten Malang, Agus Subiyantoro SH.
Dalam pemberitaan disebutkan Direktur Jaringan Pemuda Untuk Demokrasi (JAMPUD) Agus Sadullah memprediksi bahwa nantinya Pilkada di Kabupaten Malang tidak akan diikuti oleh petahana (Bupati Malang, Sanusi).
Analisa tersebut berangkat dari sikap apatis elit partai (Partai Gerindra dan Golkar) di mana tak ada nama petahana masuk dalam radar bacalon mereka.
“Dalam negara demokrasi kita harus menghargai perbedaan pendapat. Dan kami menghormati statement Cak Dullah tersebut,” tutur Agus yang juga
Wakil Ketua I DPC PERADI Kepanjen dan KaBBHAR Kabupaten Malang kepada BacaMalang.com, Senin (10/6/2024).
Ia mengungkapkan, pendapat dan asumsi tersebut tidak didasari argumentasi yang kuat. Karena itu hanya sebuah prediksi dan asumsi saja.
Dikatakannya, Tim 9 yang dikirim oleh calon kepala daerah/bupati dalam hal ini H. Sanusi, mendapat 3 penghargaan selama mengikuti Pelatihan Nasional Pemenangan Pilkada Serentak.
Dua (2) Direktorat, masing-masing Direktorat Saksi dan Direktorat Konten dan Medsos menjadi yang terbaik dan mendapat apresiasi dari panitia.
Tim dari Kabupaten Malang juga menjadi Tim Terbaik sehingga diberi kesempatan mempresentasikan hasilnya di hadapan seluruh peserta dan seluruh calon kepala daerah yang mengikuti acara tersebut, yaitu terdiri dari 62 kabupaten, kota dan provinsi yang semuanya adalah para incumbent atau kepala daerah yang mampu menaikkan perolehan suara partai di daerahnya masing-masing.
Fasilitas/akomodasi bagi seluruh anggota Tim 9 se – Indonesia yang mengikuti pelatihan adalah menjadi tanggung jawab calon kepala daerah, partai (DPC dan DPP) memfasilitasi dan menjadi narasumber dalam kegiatan itu.
Sehingga secara politis, rekomendasi terhadap calon kepala daerah tidak perlu diperdebatkan lagi. Walaupun secara yuridis formal belum, namun secara de facto sudah
Salah satu poin bagi calon kepala daerah adalah diwajibkan untuk segera melakukan komunikasi dengan partai politik di daerahnya masing-masing.
Tentunya dengan tidak meninggalkan pimpinan partai di wilayahnya masing-masing. Hasil komunikasi itu nantinya pasti akan dikonsultasikan dan dikoordinasikan dengan pimpinan partai.
Ia menuturkan, banyak hal yang diperoleh selama pelatihan, yakni ilmu/pengetahuan, strategi dan menambah jaringan/relasi dan memperkuat koneksi.
“Ini hal baru bagi kami Tim 9 yang dikirim oleh calon kepala daerah yang difasilitasi oleh pimpinan partai (DPC dan DPP), dan banyak hal yang kita dapatkan. Bukan hanya menambah jaringan/relasi tapi juga ilmu dan strategi pemenangan,” paparnya.
Agus menyebutkan harapannya dengan telah diadakannya Pelatihan Pemenangan oleh DPP, calon yang diusung bisa memenangkan Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah.
Dalam minggu ini Tim 9 Kabupaten Malang akan segera berkoordinasi dengan calon Bupati (H. Sanusi) dan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang untuk segera memfollow up hasil Pelatnas.
Calon kepala daerah yang mengirim Tim 9 untuk mengikuti Pelatihan Nasional Pemenangan Kepala Daerah di Bogor berjumlah 6, yakin Kabupaten Malang, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Nganjuk.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor/Publisher: Aan Imam Marzuki



















































