Transisi New Normal, 181 Desa Disemprot Disinfektan - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 8 Jul 2020 14:23 WIB ·

Transisi New Normal, 181 Desa Disemprot Disinfektan


 Transisi New Normal, 181 Desa Disemprot Disinfektan Perbesar

BACAMALANG.COM – Selama masa transisi New Normal atau tatanan normal baru ini Tim Satuan Tugas Coronavirus disease 2019 alias Satgas Covid-19 Kabupaten Malang tetap rutin melakukan penyemprotan disinfektan.

Ada 181 desa yang sudah menjadi sasaran penyemprotan disinfektan selama masa transisi New Normal. Beberapa desa dilakukan penyemprotan secara berulang karena termasuk zona merah.

Kepala Sub Satgas Disinfeksi, Penyuluhan dan Informasi Transisi New Normal Covid-19 Kabupaten Malang, Bambang Istiawan mengatakan bahwa penyemprotan ini memang dilakukan secara rutin.

“Penyemprotan di Kabupaten Malang terutama kita pilih di daerah-daerah yang ada positifnya. Karena kita tidak tahu virus ini ada dimana,” ujar Bambang, Rabu (8/7/2020).

Pria yang juga menjabat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Malang itu menambahkan, selama ini masyarakat juga masih rutin melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri. Bambang pun berharap, kegiatan itu terus dilakukan.

“Harapannya masyarakat juga tidak berhenti untuk melakukan penyemprotan,” terangnya.

Hari ini, Tim Satgas Covid-19 melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Kecamatan Kepanjen. Beberapa desa dan kelurahan yang dilakukan penyemprotan meliputi, Cepokomulyo, Kepanjen, Penarukan, Sengguruh, Curungrejo, Jatirejoyoso, Mojosari, Mangunrejo, serta Kemiri.

“Semoga Corona ini segera pergi dari bumi Indonesia, harus sama-sama kita tanggulangi,” ucap Kepala Desa Mangunrejo, Suntoro. (mid/yog)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Warga Keluhkan Jalan Jurang Metro Licin Akibat Tumpahan Air Tahu, Sejumlah Pengendara Jatuh

27 Juli 2026 - 16:47 WIB

Dari Uang Jajan yang Tipis Sampai Financial Freedom: Bagaimana Menaklukkan Tiap Fase Finansial Bagi Anak Muda?

27 Juli 2026 - 14:41 WIB

Protes Keras Frasa “Kami Bukan Londo Ireng”, Lintas Organisasi Wartawan Malang Raya Gelar Aksi Damai di Bundara Tugu Malang

27 Juli 2026 - 14:13 WIB

Insan Pers Malang Raya Gelar Aksi Damai, Desak Presiden Prabowo Minta Maaf atas Sebutan ‘Londo Ireng’

27 Juli 2026 - 12:36 WIB

Aksi “Kami Bukan Londo Ireng”, PFI Malang: Kemerdekaan Pers Tak Boleh Dibungkam

27 Juli 2026 - 12:15 WIB

Mahasiswa Fakultas Hukum UNISMA Gelar Sosialisasi Hukum di MA Raudlatul Ulum Putra Ganjaran Gondanglegi

27 Juli 2026 - 11:37 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !