Warung Mie Candu, Usaha Sosial yang Memberdayakan Anak Yatim di Pakisaji - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 27 Jul 2025 06:10 WIB ·

Warung Mie Candu, Usaha Sosial yang Memberdayakan Anak Yatim di Pakisaji


 Konsumen sedang menikmati sajian kuliner yummy di Warung Mie Candu, sebuah usaha sosial yang memberdayakan anak yatim di Karangtengah Pakisaji Kabupaten Malang.(Koko for Baca Malang) Perbesar

Konsumen sedang menikmati sajian kuliner yummy di Warung Mie Candu, sebuah usaha sosial yang memberdayakan anak yatim di Karangtengah Pakisaji Kabupaten Malang.(Koko for Baca Malang)

BACAMALANG.COM – Warung Mie Candu, usaha mikro bernuansa sosial yang baru berdiri sekitar satu bulan terakhir di Karangtengah, Pakisaji, Kabupaten Malang, mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Usaha ini digagas oleh Koko Candukelir, seorang inisiator sekaligus pemilik, yang sebelumnya aktif dalam kegiatan sosial seperti penggalangan donasi melalui Bigo, kolaborasi dengan komunitas motor untuk membantu pembangunan rumah bagi keluarga prasejahtera, hingga aksi berbagi nasi di masa pandemi.

Tujuan utama Warung Mie Candu adalah memberdayakan anak-anak yatim melalui pelatihan kerja, pemberian keterampilan, dan peluang berwirausaha. Saat ini, satu anak yatim sudah bergabung sebagai karyawan, dan ke depan warung ini berkomitmen untuk membuka lebih banyak lapangan kerja khususnya bagi adik-adik yatim.

Menu yang disediakan cukup sederhana dan ramah di kantong: mie ayam seharga Rp 10.000 dan pangsit mie Rp 5.000, serta rencana penambahan menu khas lokal, “sega pedes,” dengan harga Rp 5.000.

Respon dari pelanggan terhadap cita rasa mie yang disajikan terus dikaji dan ditingkatkan agar kualitas rasa tetap konsisten dan semakin memuaskan. “Alhamdulillah, sudah banyak yang cocok terutama dari pelanggan yang tahu Mie Candu lewat media sosial,” ujar Koko.

Koko mengungkapkan adanya rencana untuk merealisasikan proyek sosial lanjutan seperti Gugur Gunung 2, dengan melibatkan komunitas kustom motor untuk kembali merangkul anak-anak panti asuhan. “Karena membantu itu tak harus kaya, dan merangkul itu tak harus sedarah,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh profit dari usaha ini tidak digunakan untuk kepentingan pribadi, melainkan sepenuhnya dialokasikan untuk pengembangan usaha dan pemberian gaji bagi adik-adik yatim yang terlibat di dalamnya.

Ke depan, Koko berharap Warung Mie Candu bisa berkembang menjadi jejaring rombong-rombong usaha kuliner serupa yang dikelola langsung oleh anak-anak yatim, sebagai bentuk pemberdayaan yang berkelanjutan.

Warung Mie Candu dapat dijangkau dan diikuti melalui media sosial Instagram dan TikTok dengan nama akun @theroyalauthenticwarung.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 121 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Lomba Bertutur Tingkat SD se-Kota Malang Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang Sukses Digelar, SD Kristen Charis Sabet Juara

28 April 2026 - 21:50 WIB

Lebih Dari Sekadar Resort: BeSS Lawang Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga

28 April 2026 - 21:24 WIB

SMAY! Kenalkan Hidroponik Sebagai Gaya Hidup Sehat Anak Muda

28 April 2026 - 20:49 WIB

Bhakti Bhayangkara 2026, Kapolsek Kedungkandang Turun ke SMPN 21 Malang: Edukasi Bahaya Narkoba hingga Etika Digital

28 April 2026 - 20:40 WIB

Eksekusi Ruko Sengkaling Disorot, Muncul Dugaan Mafia Tanah dan Mafia Peradilan

28 April 2026 - 18:47 WIB

Sushication Deals Atria Hotel, Hadirkan Sentuhan Jepang di Sejuknya Kota Malang

28 April 2026 - 17:56 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !