14 Hari Persiapan Tanpa Anggaran, LABUMI Sukses Gelar Suran 9 Desa Bumiaji, Target Jadi Agenda Tahunan - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

RAGAM · 15 Jul 2026 14:19 WIB ·

14 Hari Persiapan Tanpa Anggaran, LABUMI Sukses Gelar Suran 9 Desa Bumiaji, Target Jadi Agenda Tahunan


 Camat Bumiaji, Thomas Maido saat tengah memberikan sambutan dalam kegiatan Wilujengan Agung Suran di Pendopo Kecamatan Bumiaji. (Yan) Perbesar

Camat Bumiaji, Thomas Maido saat tengah memberikan sambutan dalam kegiatan Wilujengan Agung Suran di Pendopo Kecamatan Bumiaji. (Yan)

BACAMALANG.COM – Meski hanya dipersiapkan selama 14 hari tanpa dukungan anggaran, Lembaga Budaya dan Seni Kecamatan Bumiaji (LABUMI) berhasil menggelar Wilujengan Agung Suran yang melibatkan sembilan desa di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Kegiatan bertema “Mamayu Hayuning Bumiaji” itu menjadi langkah awal menghidupkan kembali budaya lokal sekaligus menargetkan masuk dalam agenda tahunan Kota Batu.

LABUMI yang baru terbentuk sekitar satu tahun lalu langsung bergerak aktif sebagai wadah pengembangan seni, budaya, dan pelestarian tradisi di Kecamatan Bumiaji. Ke depan, lembaga ini juga menargetkan budaya lokal menjadi potensi wisata unggulan Kota Batu.

Camat Bumiaji, Thomas Maido, mengatakan kegiatan perdana yang digelar pada bulan Suro tersebut terlaksana berkat semangat gotong royong seluruh pengurus LABUMI, pemerintah desa, BPD, hingga tokoh masyarakat.

“Persiapannya hanya 14 hari dan tanpa anggaran. Yang menggerakkan adalah semangat pengurus LABUMI, para kepala desa, BPD, dan tokoh masyarakat. Alhamdulillah kegiatan perdana ini berjalan baik, meriah, dan diikuti seluruh sembilan desa di Kecamatan Bumiaji,” ujarnya kepada awak media, Selasa (14/7/2026) malam.

Target Menjadi Agenda Tahunan Kota Batu

Thomas menegaskan, Wilujengan Agung Suran tidak hanya akan menjadi kegiatan seremonial tingkat kecamatan. LABUMI menargetkan kegiatan tersebut berkembang menjadi agenda budaya tahunan Kota Batu.

Menurutnya, kekayaan budaya lokal harus terus dijaga agar tidak terkikis perkembangan zaman.

“Budaya kita sangat banyak. Seiring perkembangan zaman, perlahan mulai tergerus. Tugas kita adalah mengangkat kembali agar anak cucu mengetahui warisan budaya yang kita miliki,” katanya.

Mulai Inventarisasi Budaya di Sembilan Desa

Sebagai bentuk pelestarian, LABUMI mulai melakukan pendataan seluruh potensi budaya yang ada di sembilan desa di Kecamatan Bumiaji. Data tersebut nantinya akan didokumentasikan dan dibukukan sebagai arsip budaya.

“Kita mendata budayanya apa saja, kapan dilaksanakan, mendokumentasikannya, lalu dibukukan. Harapannya menjadi warisan yang bisa dipelajari dan diteruskan oleh generasi mendatang,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama. Setiap desa memiliki tradisi dan cerita yang berbeda sehingga menjadi kekayaan budaya yang layak dipromosikan.

Didorong Masuk Agenda Pariwisata

LABUMI juga berharap kegiatan budaya serupa dapat berkembang di seluruh kecamatan di Kota Batu dan masuk dalam kalender pariwisata daerah.

Dengan demikian, tradisi yang tumbuh dari tingkat dusun, desa, hingga kecamatan dapat dipromosikan secara berkelanjutan sebagai daya tarik wisata budaya.

“Harapannya setiap kecamatan memiliki kegiatan serupa. Budaya dari dusun, desa, hingga kecamatan kemudian ditampilkan di tingkat kota, sehingga tetap hidup dan semakin dikenal masyarakat luas,” pungkasnya.

Keberhasilan penyelenggaraan Wilujengan Agung Suran ini diharapkan menjadi inspirasi bagi kecamatan lain di Kota Batu untuk terus menjaga, mengembangkan, dan mempromosikan budaya lokal sebagai identitas daerah sekaligus potensi wisata.

Pewarta: Eko Sabdianto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Napak Tilas Sang Pembabat Alas Desa Mangunrejo Kepanjen, Mbah Sumo Saimin

14 Juli 2026 - 07:13 WIB

Arca Tatasawara Hipnotis Delegasi Internasional di Festival Seni Lintas Budaya 2026

13 Juli 2026 - 23:19 WIB

“Mother Earth” Karya Migi Rihasalay Memukau Malang Fashion Runway 2026, Gaungkan Pesan Selamatkan Bumi

13 Juli 2026 - 18:31 WIB

Abdul Manan Resmi Nahkodai BOSS Kota Batu, Siap Lanjutkan Kiprah Seni dan Sosial dengan Dukungan Pemkot

12 Juli 2026 - 20:30 WIB

Kinikita Kids Wear Luncurkan Koleksi Terbaru di Malang Fashion Runway, Usung Tren Busana Anak Nyaman dan Stylish

11 Juli 2026 - 21:48 WIB

Semarak Pawai Budaya Selamatan Desa Mojorejo 2026, 35 Kontingen Tampilkan Kekayaan Seni dan Tradisi

11 Juli 2026 - 19:30 WIB

Trending di RAGAM

©Hak Cipta Dilindungi !