BACAMALANG.COM – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan warga Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Kali ini, sebuah sepeda motor milik seorang ibu rumah tangga (IRT) di Desa Tempur Kemiri raib digondol maling setelah pelaku membobol tembok bagian dapur rumah korban, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 02.55 WIB.
Korban, Aulia, mengaku mengalami kerugian sekitar Rp11 juta akibat kehilangan sepeda motor yang selama ini digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari bersama suaminya.
Berdasarkan keterangan korban, pelaku diduga masuk ke dalam rumah dengan menjebol tembok dapur, tepatnya di area kamar mandi. Bagian bawah tembok yang terbuat dari batu bata dipaksa rusak, sedangkan bagian atas berbahan kasibot juga dijebol hingga pelaku berhasil masuk ke dalam rumah.
Setelah berhasil masuk, pelaku membuka pintu belakang, mendorong sepeda motor keluar, lalu menyalakannya di depan rumah sebelum melarikan diri. Aksi pelaku sempat terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.
“Suami saya tiba-tiba teriak sepeda sudah tidak ada. Katanya sempat dengar suara motor distarter di depan rumah lalu digas kencang. Dia langsung lari ke ruang tamu, tetapi pintunya sudah dikunci dan kuncinya dicabut. Saat berhasil keluar, pelakunya sudah kabur,” ujar Aulia kepada BACAMALANG.COM, Rabu (15/7/2026).
Aulia mengungkapkan, kasus curanmor di wilayahnya bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, tiga sepeda motor dilaporkan hilang di kawasan persawahan yang masih berada di sekitar lokasi. Dengan kejadian yang dialaminya, sedikitnya sudah empat sepeda motor dilaporkan hilang di kawasan tersebut.
Motor yang dicuri merupakan kendaraan yang digunakan Aulia dan suaminya untuk bekerja. Sementara dua sepeda motor lainnya merupakan milik ibu dan adiknya.
“Belum tahu nanti mau pakai kendaraan apa. Semoga pelakunya segera tertangkap dan kami diberi rezeki supaya bisa membeli motor lagi,” tuturnya.
Hingga berita ini diterbitkan, keluarga korban masih berupaya mencari informasi mengenai keberadaan sepeda motor tersebut. Selain berkoordinasi dengan pihak berwenang, korban juga menyebarkan informasi kehilangan melalui sejumlah media sosial, salah satunya di grup Facebook Arek Gondanglegi, dengan harapan kendaraan miliknya segera ditemukan.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































