BMKG Karangkates Catat 134 Kejadian Gempa Bumi dalam Sepekan, 3 Dirasakan Warga - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 4 Sep 2026 17:26 WIB ·

BMKG Karangkates Catat 134 Kejadian Gempa Bumi dalam Sepekan, 3 Dirasakan Warga


 Infografis laporan kejadian gempa bumi sepekan. (IG BMKG) Perbesar

Infografis laporan kejadian gempa bumi sepekan. (IG BMKG)

BACAMALANG.COM – Stasiun Geofisika Kelas III BMKG Karangkates mencatat 134 kejadian gempa bumi di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya selama periode (28/8/2026) hingga (3/9/2026). Dari total kejadian itu, 3 gempa dirasakan masyarakat.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas III BMKG Karangkates, Ricko Kardono, mengatakan, frekuensi gempa harian tertinggi terjadi pada Kamis, (3/9/2026), sebanyak 29 kejadian. Aktivitas terendah terjadi pada Jumat, (28/8/2026), yaitu 12 kejadian.

“Magnitudo gempa yang terekam bervariasi, mulai M 1,14 hingga yang terbesar M 4,54,” ujar Ricko, kepada bacamalang, Jumat (4/9/2026).

Berdasarkan kedalaman hiposenter, mayoritas gempa merupakan gempa dangkal. BMKG mencatat ada 109 kejadian gempa dangkal dengan kedalaman kurang dari 60 km. Sementara gempa menengah dengan kedalaman 60 km sampai 300 km tercatat sebanyak 25 kejadian. Untuk gempa dalam dengan kedalaman lebih dari 300 km tidak tercatat.

“Sebagian besar episenter berada di laut selatan Pulau Jawa. Gempa di wilayah itu dipicu aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah lempeng Eurasia. Untuk gempa dangkal di darat dipicu pergerakan sesar lokal,” jelas Ricko.

BMKG mencatat 3 gempa yang dirasakan warga selama sepekan. Gempa pertama terjadi pada (29/8/2026) pukul 10.28 WIB dengan magnitudo M 1,8 dan kedalaman 4 km. Pusat gempa berada 16 km timur laut Banjarnegara, Jawa Tengah, dan dirasakan di Kalibening pada skala II-III MMI.

Gempa kedua terjadi pada (30/8/2026) pukul 09.54 WIB dengan magnitudo M 2,2 dan kedalaman 10 km. Gempa yang berpusat 17 km barat laut Banjarnegara itu dirasakan di wilayah Punggelan dan Pandanarum.

Gempa ketiga merupakan yang terbesar, terjadi pada (3/9/2026) pukul 03.52 WIB dengan magnitudo M 4,54 dan kedalaman 10 km. Gempa berpusat di laut 94 km selatan Pacitan, Jawa Timur. Guncangan dirasakan cukup kuat di Pacitan pada skala III MMI dan dirasakan secara lemah di Lumajang, Malang, Blitar, hingga Tulungagung pada skala II MMI.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Informasi resmi kegempaan dapat diakses melalui kanal komunikasi BMKG.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Dari Sampah Jadi Suvenir, Mahasiswa UMM Ciptakan Mesin Pengolah Plastik untuk Kampung Biru Arema

5 September 2026 - 13:58 WIB

Perjuangan Belum Usai, Malang Peduli Terus Gerakkan Bantuan untuk Warga Flores

4 September 2026 - 10:18 WIB

Sembilan Bulan Mengabdi di Tengah Umat, 22 Mahasiswa STP-IPI Malang Diterjunkan ke Paroki Langsep

3 September 2026 - 15:36 WIB

78 Tahun Polwan, Dari Bukittinggi hingga Malang: Satu Polwan, Satu Dampak Luar Biasa

3 September 2026 - 05:38 WIB

Janji Beasiswa Kedokteran ke China Berujung Petaka, Kades Asal Banyuwangi Ditangkap Polisi

2 September 2026 - 16:59 WIB

Waspada Asap Karhutla, Pakar UMM Ungkap Ancaman Serius bagi Paru-Paru

2 September 2026 - 09:22 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !