Guru Besar UMM Hadirkan Formula Lokal Tingkatkan Imun Dimasa Pandemi - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 9 Jun 2020 14:22 WIB ·

Guru Besar UMM Hadirkan Formula Lokal Tingkatkan Imun Dimasa Pandemi


 Guru Besar UMM Hadirkan Formula Lokal Tingkatkan Imun Dimasa Pandemi Perbesar

BACAMALANG.COM – Guru besar Universitas Muhammadiyah Malang, Prof. Dr. Ir. Elfi Anis Saati, M.P., menghadirkan formulasi khusus yang terbuat dari bahan pangan lokal. Hal ini untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terjangkit penyakit terutama dimasa pandemi Covid-19.

“Kondisi saat ini menyadarkan kita sebagai bangsa agraris yang punya pangan lokal unggul dengan kekayaan hayati yang melimpah untuk memanfaatkan secara maksimal potensi yang kita punya. Semua kekuatan bangsa, keluarga dan hubungan sesama harus melakukan evaluasi segera dan adaptasi yang cepat,” terang Guru Besar UMM yang yang juga sebagai Kepala Laboratarium Sentral UMM.

Elfi menjelaskan, bahwa dalam menghadapi pandemi Covid-10 ini perlu disikapi dengan tindakan yang cerdas dan tepat, seperti menjaga keimanan dan mengasah keilmuan.

“Saat menghadapi Covid-19 ini, dalam keluarga dilakukan upaya perbaikan gizi keluarga melalui pemanfaatan pekarangan, juga membangun rantai pasok pangan (suppy chain) yang baik dengan tetangga, komunitas dan jejaring yang dimiliki”, katanya, Selasa9/6/2020.

Ia menambahkan, sikap berikutnya yakni sikap berkeadilan, yakni membantu bagaimana akses kemudahan pangan diperoleh semua lapisan masyarakat.

“Tidak ada penimbunan, pemerataan distribusi antar wilayah bahkan pembagian pangan setiap anggota keluarga, sesuai dengan kebutuhan gizi seimbang,” kata Elf.

Menurutnya, tips menghadapi pandemi Covid-19 yang belum menemukan obat dan vaksinnya ini, diperlukan pertimbangan memilih dan konsumsi pangan yang cerdas, yaitu halal, thoyib dan terjangkau.

Selain itu harus memperhatikan tujuh aspek yang meliputi halal thoyib, legalitas & rekognisi, Perijinan (PIRT/MD), sertifikasi (SH, SNI dll), layak dikonsumsi aspek kesehatan, kadaluarsa, penggunaan bahan tambahan makanannya, sesuai kebutuhan, teknologi penanganan serta pengolahan yang tepat dan benar.

“Utamakan produk lokal, dan terakhir utamakan produk keluarga, tetangga, teman, guna mendukung kesejahteraan bersama”, imbuh Elfi

Elfi menilai tindakan preventif merupakan pilihan tepat dan lebih baik dari pada mengobati, serta dengan mengikuti himbauan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). “Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), maka infeksi Covid-19 tidak akan terjadi,” sebut Elfi.

Saran lainnya, sambung Elfi, memperbanyak mengkonsumsi pangan, makanan minuman yang dapat mencegah penyakit serta meningkatkan daya imunitas tubuh. Bahan pangan segar dan olahan yang mengandung protein, Vitamin C, Vitamin A, Vitamin B, Vitamin D, Mineral seperti Fe, Se, Zink, K, Mg membantu metabolisme tubuh, mencegah infeksi mikrobia (virus dan lainnya), Polifenol seperti pigmen flavonoid (antosianin: bunga mawar, delima, ubi jalar ungu dll), karotenoid, kurkumin (rimpang rempah), minyak atsiri (aromatik kayu putih,sirih, serai, herbal lain), Vitamin (C, A, E) sebagai antioksidan baik, potensial antimrobia bahkan antiinflamasi dan imunudolator.

“Jamu tradisional, pangan fungsional dan suplemen yang mengandung bioaktif tersebut sedang banyak yang membutuhkan. Pangan sehat yang mengandung prebiotik dan probiotik juga bisa andil membantu daya tahan tubuh yang mengkonsumsinya”, sambungnya.

Sari minuman sehat dengan kandungan antioksi dari sari bunga mawar lokal temuan Elfi Anis Saati juga turut membantu menekan perkembangan Covid-19 ini, karena mengandung antioksidan tinggi, serta telah diformulasi dengan tambahan rempah-rempah yang dipercaya membantu meningkatkan imunitas tubuh para pelanggannya.

“Produk ini terus dikembangkan guna meningkatkan mutu dan variannya, dengan melaksanakan penelitian internal UMM dan terapan Kompetitif Kemenristek DIKTI secara berkelanjutan”, pungkas Elfi. (Lis/Red)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

JMSI Jatim Resmi Dilantik, Dewan Pers Tekankan Pentingnya Media Profesional

11 Juni 2026 - 06:17 WIB

Momen Hari Laut Sedunia, SALAM Desak Ekonomi Biru Berkeadilan untuk Nelayan Kecil

8 Juni 2026 - 20:54 WIB

Gempa M 7,7 Guncang Mindanao, BMKG Cabut Peringatan Tsunami, Malang Raya Aman

8 Juni 2026 - 16:05 WIB

“Be Together, Grow Together”, Forkom Agribisnis Dorong Mahasiswa Cerdas, Berkarakter, dan Beretika

5 Juni 2026 - 10:08 WIB

Viral Pejabat BGN Ditangkap, Pengamat Soroti Krisis Tata Kelola Program MBG

4 Juni 2026 - 16:45 WIB

JMSI Jatim Siap Gelar Pelantikan Pengurus dan FGD Media

2 Juni 2026 - 19:12 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !