Reses Bersama Komunitas Koperasi Wanita, Dr Sri Untari Perkuat UKM Lewat Pelatihan dan Dorong Transformasi Digital - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 28 Jul 2026 08:14 WIB ·

Reses Bersama Komunitas Koperasi Wanita, Dr Sri Untari Perkuat UKM Lewat Pelatihan dan Dorong Transformasi Digital


 Anggota DPRD Jawa Timur, Dr. Hj. Sri Untari Bisowarno, M.AP., memanfaatkan masa Reses Sidang III untuk menyerap aspirasi. (ist) Perbesar

Anggota DPRD Jawa Timur, Dr. Hj. Sri Untari Bisowarno, M.AP., memanfaatkan masa Reses Sidang III untuk menyerap aspirasi. (ist)

BACAMALANG.COM – Anggota DPRD Jawa Timur, Dr. Hj. Sri Untari Bisowarno, M.AP., memanfaatkan masa Reses Sidang III untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat peran koperasi wanita dalam mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah (UKM) di Malang Raya.

Kegiatan yang digelar bersama jaringan koperasi wanita tersebut dihadiri perwakilan koperasi dari berbagai kecamatan di Kabupaten Malang, anggota dan pelaku UKM Koperasi Setia Budi Wanita (SBW), Puswanjati, Askomara, serta Koperasi Sekunder Pusat Koperasi Wanita Jawa Timur.

Dalam dialog bersama para peserta, Sri Untari menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku UKM melalui berbagai program pelatihan berbasis kebutuhan masyarakat. Salah satu program yang telah berjalan adalah pelatihan kerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) melalui fasilitas Mobile Training Unit (MTU) yang dibiayai melalui anggaran Pokok-Pokok Pikiran (Pokir).

“Melalui anggaran Pokir, kami memfasilitasi pelatihan-pelatihan dari Disnaker menggunakan Mobile Training Unit yang dapat menjangkau berbagai wilayah di Kabupaten maupun Kota Malang. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi dan mereka berharap program seperti ini bisa terus berlanjut,” ujar Sri Untari.

Menurutnya, peningkatan keterampilan menjadi salah satu kunci agar pelaku usaha mampu bertahan sekaligus berkembang di tengah persaingan ekonomi yang semakin dinamis.

Selain pelatihan keterampilan, para peserta reses juga menyampaikan berbagai tantangan yang kini dihadapi koperasi dan UKM. Aspirasi tersebut antara lain perlunya percepatan digitalisasi pengelolaan usaha, sistem pelaporan keuangan yang lebih efisien, perluasan akses pemasaran, kemudahan memperoleh permodalan, hingga pembentukan wadah bersama untuk memasarkan produk-produk hasil pelatihan.

Sri Untari menilai, digitalisasi menjadi kebutuhan yang tidak bisa lagi ditunda. Karena itu, ia mendorong agar koperasi wanita tidak hanya menjadi wadah simpan pinjam, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi pusat pengembangan usaha yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dalam kesempatan yang sama, berbagai persoalan sosial juga mengemuka. Sejumlah peserta menyampaikan harapan agar pemerintah memberikan perlindungan yang lebih optimal bagi generasi muda yang bekerja sebagai **Pekerja Migran Indonesia (PMI)**, terutama di negara-negara tujuan seperti Australia.

“Masyarakat berharap pemerintah hadir secara aktif memberikan perlindungan hukum dan jaminan keselamatan bagi anak-anak muda yang bekerja di luar negeri,” kata Sri Untari menyampaikan aspirasi konstituennya.

Bidang pendidikan pun menjadi perhatian. Para orang tua mengaku masih membutuhkan sosialisasi yang lebih luas mengenai jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri, seperti SNBP dan SNBT, sehingga siswa dan keluarga tidak kehilangan kesempatan akibat kurangnya informasi.

Seluruh masukan tersebut, lanjut Sri Untari, akan menjadi bahan perjuangan di DPRD Jawa Timur agar dapat ditindaklanjuti oleh organisasi perangkat daerah dan instansi terkait.

Melalui reses ini, Sri Untari berharap koperasi wanita tidak hanya semakin kuat sebagai penggerak ekonomi keluarga, tetapi juga mampu melahirkan pelaku usaha yang mandiri, adaptif terhadap digitalisasi, dan memiliki daya saing yang lebih tinggi di masa depan.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Mini Art Malang #7 di MCC Hadirkan 220 Seniman, Tema “AKAR” Ajak Publik Menyelami Identitas dan Memori

28 Juli 2026 - 08:27 WIB

DPC PDIP Kabupaten Malang: Refleksi Kudatuli, Menjaga Demokrasi Tetap Bernyawa

28 Juli 2026 - 06:46 WIB

Warga Keluhkan Jalan Jurang Metro Licin Akibat Tumpahan Air Tahu, Sejumlah Pengendara Jatuh

27 Juli 2026 - 16:47 WIB

Dari Uang Jajan yang Tipis Sampai Financial Freedom: Bagaimana Menaklukkan Tiap Fase Finansial Bagi Anak Muda?

27 Juli 2026 - 14:41 WIB

Protes Keras Frasa “Kami Bukan Londo Ireng”, Lintas Organisasi Wartawan Malang Raya Gelar Aksi Damai di Bundara Tugu Malang

27 Juli 2026 - 14:13 WIB

Insan Pers Malang Raya Gelar Aksi Damai, Desak Presiden Prabowo Minta Maaf atas Sebutan ‘Londo Ireng’

27 Juli 2026 - 12:36 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !