PDIP Kabupaten Malang Optimis Kembali Menangkan Pilkada Serentak 2024 - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 22 Apr 2024 16:37 WIB ·

PDIP Kabupaten Malang Optimis Kembali Menangkan Pilkada Serentak 2024


 Caleg DPRD Kabupaten Malang terpilih 2024-2029 Abdul Qodir saat bertemu dengan Menkumham Yasonna Laoly beberapa waktu lalu di Jakarta. (ist) Perbesar

Caleg DPRD Kabupaten Malang terpilih 2024-2029 Abdul Qodir saat bertemu dengan Menkumham Yasonna Laoly beberapa waktu lalu di Jakarta. (ist)

BACAMALANG.COM – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang tidak mau gegabah dalam menyambut pesta demokrasi Pilkada serentak 2024. Apalagi dalam mewacanakan strategi pemenangan calon kepala dan wakil kepala daerah yang akan diusung.

Partai berlambang banteng moncong putih itu juga sudah mulai memanaskan mesin politik. Sejauh ini, PDI Perjuangan Kabupaten Malang masih fokus menguatkan tataran internal partai.

“Sembari menunggu keputusan DPP Partai menyangkut proses Pemilukada, pastinya kami sudah siap dengan strategi dan optimis akan kembali memenangkan Pemilukada Kabupaten Malang November nanti, tapi namanya juga Strategi harus kami tutup rapat dong, kalau di umbar itu namanya wacana,” kata Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Abdul Qodir, Senin (22/4/2024).

Lebih jauh, meskipun menyandang status sebagai partai dengan perolehan kursi parlemen terbanyak di tingkat Kabupaten Malang sekaligus memiliki Bupati dan Wakil Bupati petahana yang notabene keduanya merupakan kader PDI Perjuangan, tidak membuat partai besutan Megawati Soekarnoputri ini besar kepala.

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang sendiri ingin agar langkah demi langkah yang diambil dalam tahapan Pilkada benar-benar tepat. Termasuk soal kerjasama politik yang nantinya terbangun dengan partai-partai politik di Kabupaten Malang.

“Syaratnya simpel saja, memiliki platform yang sama yakni mengutamakan dan mengedepankan kepentingan rakyat, bukan hanya soal bagi-bagi kue kekuasaan, apalagi mensyaratkan Cakada atau Cawakada yang diusung oleh PDI Perjuangan harus memiliki kekuatan finansial yang besar, gak ada syarat seperti itu di PDI Perjuangan, sebab kita mau suguhkan kepada rakyat malang adalah konsep kepemimpinan, pemimpin yang memiliki visi misi mensejahterakan rakyat, bukan saudagar yang akan berkuasa, yang pada akhirnya akan menguasai,” tegas Abdul Qodir.

Sementara saat dimintai tanggapannya seputar manuver Partai Gerindra yang disampaikan oleh sang Sekretaris Zia’ul Haq, dimana Gerindra berencana mengusung calon sendiri dengan membuat koalisi besar, mendapat tanggapan dingin dari Abdul Qodir. Caleg DPRD Kabupaten Malang terpilih 2024-2029 ini memiliki pandangan tersendiri, menurutnya mengedepankan kesejahteraan rakyat bagi PDI Perjuangan adalah prinsip yang tak bisa di tawar.

“Saya tidak dalam kapasitas mencampuri urusan rumah tangga partai lain, semua pihak sah berwacana, hanya kemudian kita harus sadar diri, bahwa segala kebijakan Politik yang bersifat strategis tidak serta merta hanya diputuskan oleh DPC Partai, saya yakin disemua partai politik, segala kebijakan strategis pasti mensyaratkan dibicarakan dengan DPP, karena fatsoen demikian, jadi woles saja Bro, karena kalau di level dpp partai sepakat berkoalisi, memang pengurus di daerah berani menentang,” ungkap pria yang akrab disapa Adeng ini.

Adeng menambahkan bahwa PDI Perjuangan saat ini fokus pada kerja-kerja politik memperkuat internal partai, dengan terus melakukan konsolidasi. Termasuk terus membangun komunikasi politik, baik dengan tokoh agama, masyarakat dan Gen-Z, juga dengan seluruh kekuatan partai politik yang ada di Kabupaten Malang.

“Di Pemilu 2024, PDI Perjuangan di Kabupaten Malang memperoleh kemenangan hattrick, sehingga kalau diibaratkan gadis cantik, wajar apabila banyak yang bermanuver untuk mendapat perhatian, ya salah satu manuvernya bisa dengan berpura-pura akan menjadi pesaing apabila tidak digandeng, dalam politik yang begitu itu sudah biasa, bahkan yang paling fatal adalah memberikan pernyataan yang tidak bersandarkan pada estetika seperti sikap winner takes all alias pemenang mengambil segalanya, padahal posisi tawarnya masih kelas 3, nah pernyataan yang seperti ini biasanya sering dilontarkan oleh politisi yang dendam dengan kemiskinan,” Adeng mengakhiri.

Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 101 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Imron Hakiki Pimpin Jurnalis Pos Malang 2026-2028, Media Center Baru Diresmikan

24 Juni 2026 - 19:47 WIB

DPRD Kota Batu Kawal Rumah Layak Huni dan Percepatan PSU, Amirah: Hunian Sehat adalah Hak Dasar Warga

24 Juni 2026 - 19:36 WIB

Ziarah Pahlawan dan Santuni Purnawirawan, Polres Batu Sambut Hari Bhayangkara ke-80 dengan Aksi Nyata

24 Juni 2026 - 15:53 WIB

Mini Lokakarya Lintas Sektor Wajak Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting

24 Juni 2026 - 14:35 WIB

Dahului Truk di Tikungan Sumberpucung, Pemotor Tewas Tertimpa Ekor Truk Tangki

24 Juni 2026 - 10:26 WIB

Tabur Bunga di TMP Prayuda Nirwana, Polres Malang Perkuat Semangat Pengabdian

24 Juni 2026 - 08:59 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !