Pasangan Abah Anton-Dimyati Siap Bangun Kembali Kampung Warna Warni Jodipan - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 16 Sep 2024 21:16 WIB ·

Pasangan Abah Anton-Dimyati Siap Bangun Kembali Kampung Warna Warni Jodipan


 Calon Wali Kota Malang Abah Anton dan Wawali Kota Malang Dimyati Ayatulloha menyusuri Kampung Tridi dan Kampung Warna-Warni Jodipan. (Ist) Perbesar

Calon Wali Kota Malang Abah Anton dan Wawali Kota Malang Dimyati Ayatulloha menyusuri Kampung Tridi dan Kampung Warna-Warni Jodipan. (Ist)

BACAMALANG.COM – Kampung Warna Warni Jodipan dan Kampung Tridi serta Kampung Lampion Jodipan menjadi tempat nostalgia calon Wali Kota Malang Abah Anton, Senin (15/9/2024).

Abah Anton bersama Cawawali Kota Malang H. Dimyati Ayatulloh menyusuri dan menyapa warga di Kampung Warna Warni tersebut, khususnya di RW 1 dan RW 2 Jodipan.

Abah Anton menjelaskan, kunjungannya itu dalam rangka memenuhi undangan warga yang sampai saat ini masih mengingat dirinya sebagai Wali Kota Malang yang membentuk dan membesarkan Kampung Warna Warni Jodipan.

Sebelumnya kampung tersebut adalah kampung kumuh, dan berubah hingga menjadi kampung destinasi wisata unggulan Kota Malang. Saat dirinya menjadi Wali Kota Malang periode 2013-2018, di mana kampung-kampung tematik Kota Malang tumbuh subur.

“Sejarah Kampung Warna Warni ini adalah salah satu bentuk komitmen pada waktu itu saya menjadi wali kota. Tokoh masyarakat di sini mengundang kami, mengajak komitmen bersama melanjutkan pembangunan kampung tematik ini. Untuk ke depannya lebih dari sekarang yang sudah terwujud,” jelas Abah Anton, Senin (16/9/2024).

Meski sudah beberapa lama sukses menjadi destinasi wisata, namun Abah Anton masih mendengarkan keluhan dari warga bahwa beberapa waktu ini tidak ada perubahan.

Masyarakat berharap ada peran pemerintah, karena selama ini pemerintah dinilai tidak sepenuhnya memerhatikan apa yang menjadi keluhan masyarakat.

Pemerintah sulit menganggarkan bantuan dari APBD lantaran semua daerah bantaran sungai seperti itu, merupakan kewenangan dari Balai Besar Wilayah Sungai Brantas yang sebenarnya merupakan daerah yang dilarang untuk mendirikan bangunan.

“Kata warga kenapa dulu Abah Anton bisa, tapi sekarang sulit. Artinya di situlah harus ada inovasi. Pemerintah tidak hanya mengandalkan APBD tapi juga harus pandai berinovasi mencarikan (CSR). Waktu itu semua tahu CSR banyak sekali memberikan bentuk kepedulian. Itu yang diminta warga kalau memimpin Kota Malang, CSR kembali ke Kota Malang,” tegasnya.

Kampung Warna Warni sendiri memang membutuhkan banyak sentuhan perbaikan, yang paling utama adalah sudah memudarnya warna cat yang membuat kesan kurang puas dari wisatawan.

Dalam kunjungannya itu, seorang turis dari Belanda pun bahkan juga sempat menyampaikan masukannya agar kampung itu bisa diwarnai dengan lebih bagus.

Selain itu, juga muncul keluhan tidak adanya tour guide atau pemandu wisata. Ini menyebabkan wisatawan cukup kebingungan kemana dan apa saja yang ada di kampung tersebut.

Jika ia diberi amanah untuk memimpin Kota Malang lagi, ia siap melanjutkan komitmen bersama warga setempat untuk membangun Kampung Warna Warni, bahkan juga kampung kampung wisata lainnya.

“Malang ini dijuluki Kota Wisata, Kota Transit, jadi bagaimana membuat kota khusus tematik wisata. Mengajak masyarakat berkolaborasi untuk membuat daya tarik turis yang ada untuk masuk kampung. Artinya kita bikin Kota Malang ini menjadi Kota Transit. Ketika orang transit, juga bisa menikmati kampung yang kami bangun,” pungkas Abah Anton.

Pewarta : Rohim Alfarizi

Editor: Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 145 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kick-Off Bulan Literasi Keuangan 2026, OJK Malang Dorong Pemberdayaan Perempuan di Era Digital

6 Mei 2026 - 20:52 WIB

31 Wisatawan Asal Surabaya Positif Narkoba, Polisi Tetap Buru Pelaku Pengeroyokan di Pantai Wediawu

6 Mei 2026 - 13:06 WIB

Pedagang Pasar Oro-Oro Dowo Dibekali Literasi Hukum Lewat Program “SEPASAR PEDAS”

6 Mei 2026 - 12:58 WIB

Vario 125 Raib Saat Diparkir, Warganet Soroti Keamanan Area Parkir

6 Mei 2026 - 10:11 WIB

Dua Warga Beji Batu Tewas Diduga Keracunan Minuman Misterius, Polisi Selidiki Kandungan Cairan

6 Mei 2026 - 10:00 WIB

Termakan Hoaks, Pria di Lawang Bacok Tetangga Sendiri hingga Terluka

6 Mei 2026 - 09:46 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !