BACAMALANG.COM – Tak mau ketinggalan, calon Wali Kota Malang nomor urut tiga, Mochamad menyaksikan momen pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara timnas Indonesia versus tuan rumah Cina.
Tanpa batasan, Abah Anton, sapaan akrabnya, justru ikut berbaur bersama dengan ratusan suporter fanatik timnas Merah Putih, dalam acara nonton bareng (nobar) yang digelar di Noqdis Cafe kawasan Kayutangan Heritage Kota Malang.
Abah Anton bersama pasangannya calon Wakil Wali Kota Dimyati Ayatullah serta puluhan punggawa Sahabat Muda Abah Anton (Sabda Abah) ikut nobar. Selain itu turut hadir Ketua Forum Suporter Jawa Timur, Tri Septa Agung Pamungkas yang didapuk sebagai komentator sekaligus host di acara nobar timnas bareng Abah Anton ini.
Tanpa canggung, Abah Anton berbaur dan duduk bersila ala lesehan bersama ratusan pendukung fanatik timnas Indonesia dan Aremania.
Suasana nobar juga berlangsung damai, guyub rukun dan meriah, para penonton duduk bersila rapi. Meski timnas Indonesia menelan kekalahan mereka tetap tertib dan penuh keceriaan.
Melihat suasana guyub, rukun, dan damai, Abah Anton menyampaikan rasa terima kasihnya. Sebab, masyarakat Kota Malang di tengah suasana Pilkada, masih bisa terus menjaga suasana tetap kondusif dan penuh persaudaraan.
“Terima kasih untuk masyarakat gila bola Kota Malang, semoga suasana adem, guyub rukun ini juga berdampak terhadap kekompakan suporter di tanah air, khususnya Kota Malang. Suasana guyub rukun adalah modal besar buat kita semua dalam memajukan persepakbolaan di tanah air,” ujar Abah Anton, Selasa (15/10/2024).
Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Suporter Jawa Timur, Tri Septa Agung Pamungkas memberikan apresiasi luar biasa terhadap gelaran nobar Abah Anton. Menurutnya, Abah Anton merupakan figur calon kepala daerah yang cinta dan peduli akan sepak bola dan komunitas suporternya.
Tri Septa Agung juga teringat saat Abah Anton menjadi Wali Kota Malang periode 2013-2018. Abah Anton begitu aktif mengikuti pertandingan demi pertandingan Arema, klub kebanggaan warga Malang. Menurutnya, momen yang tak terlupakan adalah ketika Arema merengkuh gelar juara Piala Bhayangkara 2016 di Stadion GBK Jakarta.
“Abah Anton selebrasi membuka baju dan tak segan berlari mengelilingi Stadion Gelora Bung Karno. Ia merayakan kegembiraan dengan berbaur bersama ribuan Aremania dari seluruh penjuru tanah air. Ini menjadi bukti sahih bahwa Abah Anton begitu cinta kepada sepak bola, khususnya Arema Malang,” jelas Septa.
Selain itu, disampaikan juga jika Abah Anton terpilih sebagai Wali Kota Malang, ia akan menggagas sejumlah program apik untuk Aremania, diantaranya Rembug dan Sarasehan Aremania, Sholawatan bareng Aremania, serta Pembuatan Kartu Aremania yang terintegrasi dengan program bantuan sosial Pemkot Malang.
Program visioner ini diberi nama: Aremania Kipa. Harapannya, dengan adanya program ini, kolaborasi dan sinergitas pemerintah daerah dan Aremania bisa terjalin dengan baik dan harmonis.
Maka tak berlebihan jika ratusan suporter yang hadir semalam mendeklarasikan dan mendaulat Abah Anton sebagai Wali Kota Gila Bola (Wagibol).
Pewarta : Rohim Alfarizi
Editor: Aan Imam Marzuki




















































