Diduga Akar Sudah Rapuh, Pohon Trembesi Tumbang dan Timpa Sebuah Warung - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 26 Okt 2024 20:26 WIB ·

Diduga Akar Sudah Rapuh, Pohon Trembesi Tumbang dan Timpa Sebuah Warung


 Pohon trembesi setinggi 10 meter dengan diameter 1 meter di Jalan Trunojoyo Kecamatan Klojen Kota Malang tumbang dan menimpa bangunan warung. (Ist) Perbesar

Pohon trembesi setinggi 10 meter dengan diameter 1 meter di Jalan Trunojoyo Kecamatan Klojen Kota Malang tumbang dan menimpa bangunan warung. (Ist)

BACAMALANG.COM – Diduga karena akar sudah rapuh, sebuah pohon trembesi setinggi 10 meter dengan diameter 1 meter yang berada di Jalan Trunojoyo Kecamatan Klojen Kota Malang mendadak tumbang. Diketahui, pohon itu tumbang dan menimpa bangunan warung, pada Jumat (25/10/2024) siang.

Seorang saksi mata, Ahmad Hisyam mengatakan, kejadian tumbangnya pohon itu terjadi sekitar pukul 12.17 WIB.

“Awalnya, ada pemangkasan pohon yang dilakukan Dinas PUPRPKP Kota Malang. Tetapi yang dipangkas, hanya bagian satu sisi saja, sedangkan sisi lainnya tidak dipangkas,” ujarnya, Jumat (25/10/2024).

Ironisnya, jangka waktu dari pemangkasan yang dilakukan petugas Dinas PUPRPKP dengan tumbangnya pohon tersebut tidak lebih dari 4 jam.

“Hitungan jam saja, enggak sampai 4 jam terus tumbang. Untuk penyebabnya, kemungkinan karena pemangkasan di bagian satu sisi pohon saja, sehingga tidak seimbang,” terangnya.

Sementara itu, pemilik warung Supriyadi mengaku baru mengetahui pohon itu tumbang usai menunaikan shalat Jumat. Akibat kejadian tersebut, warungnya mengalami rusak pada bagian atap.

“Rusak di bagian atap. Dan rencananya, mau minta ganti rugi kepada dinas terkait,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Dandung Djulharjanto menuturkan, bahwa pohon itu tumbang karena akarnya sudah lapuk.

“Akar pohon tersebut sudah tua dan lapuk. Jadi, bukan karena kelalaian saat pemangkasan, dan selama pemangkasan itu selalu berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang,” jelasnya.

“Dan kami lakukan pemangkasan, agar fungsi Penerangan Jalan Umum (PJU) dapat maksimal dan tidak tertutupi oleh pohon,” lanjutnya.

Di samping itu, pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan DLH Kota Malang terkait proses klaim asuransi atau ganti rugi akibat pohon tumbang tersebut.

Namun untuk besaran nilai ganti ruginya, masih belum bisa diperinci. Dikarenakan prosesnya masih berlangsung.

“Saat ini, pohon yang tumbang itu sudah dilakukan pemotongan dan evakuasi. Dan ini teman-teman sudah menginformasikan ke DLH, untuk memproses terkait klaim asuransi yang terdampak,” pungkasnya.

Pewarta : Rohim Alfarizi

Editor: Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 103 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Laka Maut Kepanjen: Truk Gandeng Serempet Pemotor, Korban Tewas di Tempat

14 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Perkuat Edukasi dan Literasi Keuangan, OJK Malang Kembali Hadir di Tong Tong Night Market 2026

14 Agustus 2026 - 07:20 WIB

UB Latih UMKM dan Petani Pujon Olah Limbah Cair Apel Jadi Minuman Fermentasi dan Biopestisida

14 Agustus 2026 - 06:49 WIB

Dosen UMM Gelar Coffee & Culture Festival AMKOFEST, Angkat Potensi Produksi Kopi dan Budaya Amadanom

13 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Hadapi Kekeringan dan Ancaman Karhutla, Kabupaten Malang Perkuat Kesiapsiagaan

13 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Dampak Transformasi Danantara, Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun di Semester I 2026

13 Agustus 2026 - 18:10 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !