Toko Topi Branded Dibobol Maling yang Mabuk Lem, Aksinya Sempat Terekam CCTV - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 30 Nov 2024 22:23 WIB ·

Toko Topi Branded Dibobol Maling yang Mabuk Lem, Aksinya Sempat Terekam CCTV


 Aksi pelaku saat menaiki sepeda curiannya di rumah korban (ist) Perbesar

Aksi pelaku saat menaiki sepeda curiannya di rumah korban (ist)

BACAMALANG.COM – Sebuah toko yang menjual berbagai topi branded di Jalan Kyai Parseh Jaya RT 3 RW 1 Kelurahan Bumiayu Kecamatan Kedungkandang Kota Malang dibobol maling.

Aksi pelaku sempat terekam kamera CCTV toko. Sebelum melakukan aksinya, pelaku dalam kondisi mabuk lem.

Pemilik toko sekaligus korban, Widi (42) mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (27/11/2024) lalu sekira pukul 16.00 WIB. Saat itu, ia berada di dalam rumah bersama dengan kedua anaknya.

“Saat itu, posisi saya berada di belakang rumah atau tepatnya di kamar mandi sedang mencuci tas. Sementara kedua anak saya, berada di dalam kamar masing-masing,” ujarnya, pada Kamis (28/11/2024).

Setelah itu, ia berteriak minta tolong ke anaknya untuk diambilkan ember. Tidak lama kemudian, salah satu anaknya mendengar teriakan itu dan langsung keluar dari kamar.

“Di saat itulah, anak saya melihat ada sosok bayangan hitam seperti orang dari arah pintu belakang toko. Namun sama anak saya tidak dihiraukan, apalagi kondisi saat itu juga hujan deras,” jelasnya.

Sebagai informasi, letak toko itu berada tepat di samping rumahnya. Dimana pintu belakang toko, langsung menembus ke ruang tengah rumah.

Diketahui, tokonya itu dalam kondisi tutup sudah hampir setahun ini. Namun tetap melayani aktivitas jual beli seperti biasa, hanya dialihkan lewat online.

“Tidak lama setelah itu, saya kaget kok tahu-tahu air hujan masuk ke dalam ruang toko hingga ke ruang tengah. Saat dicek, pintu toko yang semula terkunci ternyata sudah terbuka,” ujarnya.

“Lalu, barang-barang yang ada di toko berupa satu sepeda lipat dan satu topi branded hilang. Sedangkan kamera CCTV yang ada di depan toko, posisinya terlepas dari dudukannya seperti dirusak oleh seseorang,” bebernya.

Akhirnya, ia pun mengecek rekaman CCTV dan dari situlah terungkap bahwa tokonya itu telah dibobol oleh maling.

“Sebenarnya, pelaku ini jumlahnya ada 3 orang dan mereka berboncengan naik motor, kemudian berhenti di depan rumah tetangga. Setelah itu, salah satu pelaku turun dan dua lainnya menunggu di atas motor. Kemudian, pelaku yang turun ini langsung menghampiri pintu toko saya kondisinya mabuk lem,” ungkapnya.

Pada awalnya, pelaku berusaha masuk ke dalam toko dengan cara memecahkan kaca jendela memakai pisau. Namun ternyata gagal, dan akhirnya pelaku menendang pintu toko sampai terbuka.

“Kemudian setelah sepeda lipat diambil dan dikeluarkan dari toko, barulah kedua pelaku lainnya meninggalkan lokasi,” imbuhnya.

Belakangan diketahui, ternyata sepeda lipat milik korban itu ditemukan di halaman depan rumah tetangga.

“Jadi, sepeda lipat saya itu kondisinya rusak di bagian rantai. Karena rusak itu, akhirnya sama pelaku ditinggal dan hanya membawa kabur topi seharga Rp 500 ribu lebih,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Kedungkandang AKP Effendi Budi Wibowo melalui Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdiyanto menjelaskan, bahwa pihaknya sudah menerima laporan dari korban.

Diketahui, Widi bersama keluarganya telah membuat laporan di Polsekta Kedungkandang pada Rabu (27/11/2024) petang, tepat beberapa jam setelah kejadian.

“Laporan korban sudah kami terima, dan saat ini masih dalam proses penyelidikan. Anggota Unit Reskrim kami juga telah mendatangi lokasi, untuk meminta keterangan,” tandasnya.

Pewarta : Rohim Alfarizi

Editor: Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 78 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kick-Off Bulan Literasi Keuangan 2026, OJK Malang Dorong Pemberdayaan Perempuan di Era Digital

6 Mei 2026 - 20:52 WIB

31 Wisatawan Asal Surabaya Positif Narkoba, Polisi Tetap Buru Pelaku Pengeroyokan di Pantai Wediawu

6 Mei 2026 - 13:06 WIB

Pedagang Pasar Oro-Oro Dowo Dibekali Literasi Hukum Lewat Program “SEPASAR PEDAS”

6 Mei 2026 - 12:58 WIB

Vario 125 Raib Saat Diparkir, Warganet Soroti Keamanan Area Parkir

6 Mei 2026 - 10:11 WIB

Dua Warga Beji Batu Tewas Diduga Keracunan Minuman Misterius, Polisi Selidiki Kandungan Cairan

6 Mei 2026 - 10:00 WIB

Termakan Hoaks, Pria di Lawang Bacok Tetangga Sendiri hingga Terluka

6 Mei 2026 - 09:46 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !