BACAMALANG.COM – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan warga Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Sebuah sepeda motor milik jemaah dilaporkan raib saat ditinggal salat Isya di Masjid Nurul Iman, Desa Ganjaran, Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 18.40 WIB.
Informasi kejadian tersebut ramai diperbincangkan warga melalui unggahan akun Instagram @gdlstory. Dalam keterangannya disebutkan, pencurian terjadi ketika jemaah tengah melaksanakan salat Isya.
“Sabtu 2/5/2026 sekitar pukul 18.40 telah terjadi curanmor di Desa Ganjaran Kecamatan Gondanglegi, tepatnya di Masjid Nurul Iman saat melaksanakan salat Isya,” tulis admin akun tersebut.
Unggahan itu pun memicu reaksi warga. Salah satu warganet bernama Jackson mengaku prihatin karena wilayah Ganjaran yang dikenal relatif aman kini mulai disasar pelaku curanmor.
“Ganjar biasanya aman, sekarang sudah disatroni maling,” tulisnya.
Ia juga mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap modus curanmor yang kerap menyasar area masjid atau musala saat waktu Maghrib hingga Isya. Menurutnya, pelaku biasanya datang berboncengan menggunakan motor matik, memakai masker, jaket hoodie, dan helm untuk menyamarkan identitas.
“Biasanya mereka muter-muter dulu sambil mengamati situasi sebelum beraksi. Kalau ada orang asing yang mencurigakan, sebaiknya diperhatikan pergerakannya dan jangan sungkan bertanya,” imbaunya.
Komentar lain datang dari akun @duroh_nasihah yang menyebut sebelumnya sempat terjadi pencurian mobil pikap, dan kini berlanjut ke kendaraan roda dua.
Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, pelaku diketahui berjumlah dua orang dan datang menggunakan sepeda motor matik. Keduanya mengenakan helm dan jaket.
Sesampainya di lokasi, satu pelaku tetap berada di atas motor untuk berjaga, sementara pelaku lainnya turun dan langsung menuju motor sasaran. Dalam waktu singkat, pelaku berhasil membobol kunci kendaraan, lalu membawa kabur motor tersebut dari area parkir masjid.
Warga sekitar diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menggunakan kunci ganda pada kendaraan, serta segera melapor kepada pihak berwajib apabila melihat aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan tempat ibadah.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































