Gelaran Gugur Gunung Bhumi dan Festival Keramik Agar Wisata Kota Malang Tidak Mati Suri - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

KULWIS · 12 Okt 2020 21:06 WIB ·

Gelaran Gugur Gunung Bhumi dan Festival Keramik Agar Wisata Kota Malang Tidak Mati Suri


 Gelaran Gugur Gunung Bhumi dan Festival Keramik Agar Wisata Kota Malang Tidak Mati Suri Perbesar

BACAMALANG.COM – Pandemi Covid 19 membuat hampir semua kampung tematik tidak beroperasi dan tidak menerima kunjungan wisatawan, salah satunya di Kampung Tridi Kelurahan Kesatrian Kecamatan Blimbing Kota Malang. Agar wisata bergairah kembali, Kampung Tridi mengelar Gugur Gunung Bhumi Tridi, Minggu (11/10 /2020).

Nuryanto, Sekretaris Pokdarwis Kampung Tridi mengatakan, event yang digelar pukul 07.00 – 13.00 ini diselenggarakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Gugur gunung adalah tradisi kerjabakti membersihkan kampung yang melekat di masyarakat,” ungkapnya.

Acara yang di gelar di bantaran sungai Brantas ini berlangsung sangat meriah. Ada penampilan teatrikal puisi, Tari Wirastri, Tari Bok-Bok Cung Cica, hingga jaranan oleh kelompok Prabu dan Vino.

Acara diakhiri pemotongan tumpeng secara simbolis telah oleh Kadisporapar Kota Malang Ida Ayu yang diserahkan kepada perwakilan Kampung Tridi. “Semoga acara Gugur Gunung Bhumi Tridi dapat menjadi agenda rutin tahunan, yang juga bisa meningkatkan semangat pegiat wisata agar destinasi ini tidak mati suri lagi,” harapnya.

Foto: Gugur Gunung Bhumi di Kampung Tridi, Minggu (11/10/2020). (ist)

Sementara di kampung Dinoyo juga digelar Festival Keramik dalam.waktu yang hampir bersamaan. Acara ini dimeriahkan sejumlah Duta Kota Malang seperti Duta Budaya Dan Museum Kota Malang hingga Mbakyu Cilik Kota Malang.

Ketua Pokdarwis Kampung Wisata Keramik Dinoyo Syamsul Arifin berharap tahun ke depan festival ini bisa digelar lebih besar lagi dan lebih lama. “Setidaknya bazar keramik bisa di gelar selain untuk edukasi wisata maka disini akan ada banyak pameran dan transaksi keramik dari berbagai daerah, sehingga promosi wisata keramik makin memguat dan berdampak pada masyarakat,” ungkapnya.

Hal ini, imbuh Syamsul, berawal dari masa pandemi Covid 19 yang berakibat produk keramik Dinoyo selama ini banyak dijadikan souvenir hajatan menurun. Festival yang diselenggarakan untuk ketiga kalinya ini diapresiasi masyarakat dan juga para mahasiswa UMM, UB dan Unmer Pariwisata. Kampung Wisata Keramik Dinoyo dengan ini juga merupakan salah satu Program Doktor Mengabdi. (ned)

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jatim Park 1 Hadirkan Mega Science Center dan Budaya, Satukan 1.640 Alat Peraga dan Artefak

4 November 2026 - 20:56 WIB

Perkuat Daya Tarik Wisata Kuliner, Atria Hotel Malang Siapkan Atria Bakery untuk Desember 2026

29 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Kopi Cuma Rp9.500! Rojo Roso Cafe Punya Pecel Rawon dan View Sunset yang Bikin Betah ‎

24 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Jelajahi Malang di Akhir Pekan, dari Festival Kreatif hingga Wisata Penuh Cerita

17 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Mikutopia Gratiskan Tiket Masuk Selama Tiga Hari

12 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Sejenak Berhenti dari Kesibukan, HARRIS Malang Hadirkan Wellness Studio

6 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Trending di KULWIS

©Hak Cipta Dilindungi !