Ngopi di Bangunan Kolonial Belanda, 7 Cafe Batu Tawarkan Sensasi Berbeda dengan Harga Ramah Kantong - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

KULWIS · 31 Mei 2026 19:45 WIB ·

Ngopi di Bangunan Kolonial Belanda, 7 Cafe Batu Tawarkan Sensasi Berbeda dengan Harga Ramah Kantong


 Wisatawan saat tengah nongkrong sembari ngopi di 7 Cafe, destinasi wisata kuliner zaman kolonial Belanda. (Yan) Perbesar

Wisatawan saat tengah nongkrong sembari ngopi di 7 Cafe, destinasi wisata kuliner zaman kolonial Belanda. (Yan)

BACAMALANG.COM – Di tengah menjamurnya kafe modern dengan konsep kekinian, 7 Cafe di Kota Batu hadir menawarkan pengalaman berbeda bagi para pecinta kopi. Berlokasi di Jalan Panglima Sudirman No. 82-80, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, kafe ini mengusung konsep unik dengan memanfaatkan bangunan peninggalan era kolonial Belanda yang sarat nilai sejarah.

Nuansa cagar budaya yang berpadu dengan suasana santai menjadikan 7 Cafe sebagai salah satu destinasi kuliner yang menarik perhatian wisatawan maupun warga lokal. Halaman depan bangunan disulap menjadi area nongkrong yang estetik dan nyaman, dilengkapi fasilitas WiFi gratis, toilet bersih, serta area parkir yang cukup luas.

Meski baru beroperasi sekitar dua tahun, 7 Cafe telah menjadi salah satu tempat favorit untuk menikmati kopi di Kota Wisata Batu. Setiap malam, kafe ini kerap dipadati pengunjung yang datang untuk bersantai, bercengkerama, hingga menikmati hiburan karaoke sambil merasakan udara sejuk khas pegunungan.

Mengusung konsep slowbar starling, 7 Cafe menghadirkan pengalaman menikmati kopi dengan suasana hangat dan sederhana yang mendukung gaya hidup slow living. Beragam menu kopi dan minuman lainnya ditawarkan dengan harga yang terjangkau untuk berbagai kalangan.

Terinspirasi dari Tujuh Pitutur Jawa

Owner 7 Cafe, Toto Rori, menjelaskan bahwa nama 7 Cafe terinspirasi dari tujuh pitutur atau petuah Jawa yang mengandung nilai-nilai kehidupan.

Adapun tujuh pitutur tersebut meliputi:

1. Urip Iku Urup

2. Memayu Hayuning Bawana

3. Sura Dira Jaya Ningrat, Lebur Dining Pangastuti

4. Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake

5. Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan

6. Jer Basuki Mawa Bea

7. Gusti Paring Dalan Kanggo Wong Kang Gelem Dalan

“Konsep angka tujuh juga kami terapkan pada menu andalan. Saat ini ada tujuh varian kopi dan minuman khas dengan harga yang sangat terjangkau. Selain itu tersedia pula berbagai minuman nonkopi dan camilan ringan untuk pengunjung,” ujar Toto kepada awak media, Minggu (31/5/2026).

7 Cafe buka setiap hari mulai pukul 16.00 WIB hingga 01.00 WIB dini hari. Promosi dilakukan secara aktif melalui media sosial untuk menjangkau lebih banyak wisatawan dan pecinta kopi.

Tujuh Menu Andalan 7 Cafe

Berikut beberapa menu favorit yang ditawarkan:

Kopi Londho Americano Hot/Cold – Rp15 ribu

Kopi Jomblow Tubruk Hot – Rp8 ribu

Kopi Susu Gula Aren (Suspen) Hot/Cold – Rp18 ribu

Kopi Susu Vanilla/Cokelat/Kacang (Mami) Hot/Cold – Rp18 ribu

Kopi Pitu House Blend Hot – Rp10 ribu

Teh Mayu Teh Tarik Hot/Cold – Rp15 ribu

Teh Kecut Lemon Tea – Rp15 ribu

Menurut Toto, rata-rata jumlah pengunjung yang datang setiap hari mencapai lebih dari 150 orang. Selain kopi dan minuman lainnya, tersedia pula aneka makanan ringan dengan harga bersahabat.

“Kami juga menyediakan area parkir yang cukup luas, bisa menampung sekitar 40 sepeda motor dan 10 mobil. Kebersihan fasilitas, termasuk toilet, juga menjadi perhatian kami,” tambahnya.

Jadi Magnet Baru Wisata Kuliner Batu

Salah satu pengunjung, Mamad (27), warga Kecamatan Bumiaji, mengaku cukup sering berkunjung ke 7 Cafe bersama keluarga, pasangan, maupun relasi bisnis.

“Saya sudah beberapa kali datang ke sini. Tempatnya nyaman, suasananya berbeda karena berada di bangunan bersejarah. Menurut saya, 7 Cafe bisa menjadi magnet wisata kuliner baru yang turut mendukung perekonomian Kota Batu, khususnya bagi para penikmat kopi,” ujarnya.

Perpaduan arsitektur kolonial, udara sejuk Kota Batu, harga menu yang terjangkau, serta konsep yang sarat filosofi Jawa menjadikan 7 Cafe bukan sekadar tempat menikmati secangkir kopi, tetapi juga ruang untuk merasakan suasana yang berkesan dan penuh cerita.

Pewarta: Eko Sabdianto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Libur Panjang, 3.500 Wisatawan Padati Mikutopia: Wahana Mega Disco Jadi Favorit Pemacu Adrenalin

31 Mei 2026 - 15:58 WIB

Viral di Medsos, Kenz’s Hill Cafe & Resto Batu Suguhkan Panorama 360 Derajat, Sunrise hingga Citylight Point

24 Mei 2026 - 05:34 WIB

Bisa Bikin Milkshake Sendiri, Edukasi Coklat Seru di Batu Love Garden

29 April 2026 - 16:49 WIB

Tak Lagi Sekadar Jalur Bromo, Poncokusumo Siap Jadi Destinasi Wisata Mandiri

28 April 2026 - 09:41 WIB

Boutique B21 Malang Luncurkan Sarapan Menu Nusantara All You Can Eat di Akhir Pekan

24 April 2026 - 06:37 WIB

Audiensi dengan Mikutopia, Disnaker Kota Batu: Serap 95 Persen Tenaga Lokal, Komitmen Dukung PAD

13 April 2026 - 20:02 WIB

Trending di KULWIS

©Hak Cipta Dilindungi !