BACAMALANG.COM – Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, menjadi perbincangan di media sosial setelah sebuah video menyebut bangunan koperasi berada di pinggir sungai dan tidak memiliki akses jalan.
Kepala Desa Sidodadi, Saelen, membantah informasi tersebut. Ia menegaskan bahwa lokasi Kopdes Merah Putih bukan berada di seberang sungai, melainkan di tepi telaga yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan ekonomi dan wisata desa.
“Informasi yang viral itu tidak benar. Kopdes kami berada di pinggir telaga, bukan di seberang sungai. Pemandangannya juga bagus dan memiliki potensi besar untuk pengembangan ke depan,” ujar Saelen kepada wartawan.
Menurutnya, pengunggah video yang memicu polemik juga telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Video tersebut dinilai tidak menampilkan kondisi lokasi secara utuh sehingga menimbulkan kesalahpahaman.
“Yang mengunggah videonya sudah meminta maaf. Katanya hanya iseng dan tidak bermaksud menyesatkan,” katanya.
Saelen juga meluruskan anggapan bahwa tidak ada akses menuju lokasi koperasi. Ia memastikan jalan menuju Kopdes telah tersedia dan saat ini sedang dalam proses perbaikan.
“Kalau memang tidak ada jalan, bagaimana material bangunan bisa masuk ke lokasi? Faktanya, seluruh material sudah sampai. Saat ini kami hanya melakukan perbaikan jalan agar lebih layak,” jelasnya.
Ia mengatakan, sebagian anggaran dana desa dimanfaatkan untuk pemerataan lahan di sekitar koperasi serta peningkatan akses jalan. Pemerintah desa menargetkan seluruh pekerjaan tersebut rampung sebelum koperasi mulai beroperasi.
“Kami pastikan ketika koperasi mulai beroperasi, akses jalannya sudah selesai dan dapat dilalui masyarakat dengan nyaman,” tegasnya.
Selain itu, area depan gedung koperasi juga akan diperluas dan dipasang paving dengan lebar sekitar empat meter agar kendaraan roda empat dapat langsung masuk ke halaman koperasi.
“Ke depan mobil bisa langsung masuk ke depan koperasi. Saat ini akses kendaraan masih berada di sisi samping bangunan,” imbuhnya.
Tak hanya itu, pemerintah desa juga menyiapkan pengembangan kawasan di sekitar telaga sebagai pusat kegiatan UMKM. Lokasi tersebut diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus meningkatkan perekonomian warga.
“Kami melihat lokasi di pinggir telaga ini justru menjadi nilai tambah. Nantinya UMKM akan tumbuh di sekitar kawasan ini sehingga ekonomi masyarakat ikut bergerak,” ujarnya.
Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, pemerintah desa juga berencana membangun pagar pengaman dan gazebo yang dapat dimanfaatkan sebagai fasilitas pendukung aktivitas UMKM.
Saelen mengatakan, masyarakat Desa Sidodadi menyambut antusias kehadiran Kopdes Merah Putih dan berharap keberadaannya mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa.
“Warga berharap koperasi ini benar-benar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Desa Sidodadi,” pungkasnya.
Kopdes Merah Putih merupakan program nasional yang bertujuan memperkuat perekonomian desa melalui koperasi yang dikelola oleh masyarakat. Desa Sidodadi menjadi salah satu desa di Kabupaten Malang yang lebih awal membangun gedung koperasi sebagai bagian dari pelaksanaan program tersebut.
Pewarta/Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































