BACAMALANG.COM – Semangat menyambut tahun ajaran baru terasa di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi (SMK MUTU Gondanglegi). Sebanyak lebih dari 1.000 siswa baru mengikuti Masa Ta’aruf Siswa Baru (MATSABISA) Tahun Ajaran 2026/2027 yang resmi dibuka pada Senin (13/7/2026).
Kegiatan pembuka berlangsung meriah dengan pelepasan balon bertuliskan “MATSABISA 2026/2027″, menandai dimulainya perjalanan para peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah sekaligus membangun semangat kebersamaan.
Kepala SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, Munali, S.T., M.Pd., mengatakan MATSABISA merupakan agenda pengenalan lingkungan sekolah yang dikemas secara ramah, edukatif, dan menyenangkan, sejalan dengan semangat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS).
«”Tepuk tangan yang kita berikan hari ini adalah tepuk tangan kebahagiaan karena bertemu teman baru, guru baru, dan lingkungan belajar yang baru,” ujar Munali saat membuka kegiatan.»
Ia mengucapkan selamat datang kepada seluruh siswa yang telah mempercayakan pendidikan mereka di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi. Menurutnya, para peserta didik kini menjadi bagian dari keluarga besar sekolah yang dihuni oleh siswa dari beragam latar belakang budaya dan daerah.
Munali mengajak seluruh siswa untuk saling menghormati, menjunjung tinggi nilai kebersamaan, serta meninggalkan sikap individualistis selama menjalani proses pendidikan.
«”Di sekolah ini kita datang untuk belajar. Mari saling menghargai, membangun persaudaraan, dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk meraih masa depan yang lebih baik,” katanya.»
Ia menambahkan, MATSABISA juga menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik baru.
Miniatur Indonesia
Kepercayaan masyarakat terhadap SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi terus meningkat. Hal tersebut tercermin dari bertambahnya jumlah peserta didik baru pada tahun ajaran 2026/2027 yang mencapai lebih dari 1.000 siswa.
Menariknya, para siswa tidak hanya berasal dari Kabupaten Malang dan berbagai daerah di Jawa Timur, tetapi juga datang dari sejumlah provinsi di Indonesia, seperti Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Banten, Bali, Gorontalo, Riau, Jambi, Kalimantan, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).
Keberagaman tersebut menjadikan SMK MUTU Gondanglegi sebagai miniatur Indonesia. Di sekolah ini, para siswa tidak hanya dibekali kompetensi akademik dan keterampilan vokasi, tetapi juga belajar menghargai perbedaan, memperkuat wawasan kebangsaan, serta membangun karakter untuk hidup di tengah masyarakat yang majemuk.
Siapkan Generasi Siap Kerja dan Berkarakter
Pada tahun ajaran 2026/2027, SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi membuka 14 konsentrasi keahlian yang mencakup bidang Teknologi dan Rekayasa, Teknik Informatika, Kesehatan, Kuliner dan Pariwisata, Bisnis dan Manajemen, hingga Industri Kreatif.
Didukung fasilitas pembelajaran yang terus berkembang, ruang praktik yang representatif, serta tenaga pendidik profesional, sekolah ini berkomitmen mencetak lulusan yang siap menghadapi kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja.
Tak hanya menekankan aspek kompetensi, SMK MUTU Gondanglegi juga terus memperkuat pendidikan karakter Islami, kemandirian, kepemimpinan, serta budaya berprestasi bagi seluruh peserta didiknya.
Melalui MATSABISA 2026, sekolah berharap seluruh siswa baru mampu beradaptasi dengan lingkungan belajar, mengenal budaya sekolah yang positif, serta tumbuh menjadi generasi unggul yang siap melanjutkan pendidikan maupun berkiprah di dunia kerja.
Pewarta: Slamet Mulyono
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































