Akademisi IAI Sunan Kalijogo Dorong UMKM Kuasai Digital - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 1 Mar 2026 18:42 WIB ·

Akademisi IAI Sunan Kalijogo Dorong UMKM Kuasai Digital


 Dosen Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Ruwiyanto S.Kom., MM., CHRM menyampaikan materi Pentingnya Digitalisasi untuk Kemandirian Umat pada acara UMKM go Digital bersama UMKM di Pendopo Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Minggu (1/3/20026). (Ruwiyanto for Baca Malang) Perbesar

Dosen Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Ruwiyanto S.Kom., MM., CHRM menyampaikan materi Pentingnya Digitalisasi untuk Kemandirian Umat pada acara UMKM go Digital bersama UMKM di Pendopo Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Minggu (1/3/20026). (Ruwiyanto for Baca Malang)

BACAMALANG.COM – Akademisi dari Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang, Ruwiyanto, S.Kom., MM, CHRM menyampaikan materi bertajuk pentingnya digitalisasi dan kemandirian ekonomi umat di era transformasi teknologi dalam sebuah forum pemberdayaan UMKM yang digelar Ikatan Saudagar Muslim Indonesia Malang Raya (ISMI) di pendopo Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Minggu (1/3/2026).

Dalam paparannya, ia menekankan bahwa perubahan teknologi bukan ancaman, melainkan peluang besar bagi pelaku usaha mikro dan kecil. Menurutnya, era transformasi digital telah mengubah pola konsumsi, sistem pemasaran, hingga model transaksi ekonomi masyarakat. “Hari ini pasar tidak lagi terbatas pada ruang fisik. Siapa yang menguasai platform digital, ia yang berpeluang menguasai pasar,” ujarnya di hadapan peserta yang terdiri dari pelaku UMKM dan komunitas usaha.

Lebih lanjut pria yang juga menjabat sebagai Sekjen Ikatan Saudagar Muslim Indonesia Malang Raya tersebut menjelaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar memiliki akun media sosial, tetapi bagaimana pelaku usaha mampu membangun branding, kepercayaan konsumen, serta sistem pelayanan yang cepat dan profesional. Ia menilai banyak pelaku UMKM sebenarnya memiliki produk berkualitas, namun kalah dalam aspek pemasaran digital.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kemandirian ekonomi umat harus dibangun melalui literasi teknologi. Ketergantungan pada sistem konvensional tanpa adaptasi digital akan membuat pelaku usaha tertinggal dalam persaingan yang semakin kompetitif. Oleh karena itu, pelatihan dan pendampingan digital menjadi kebutuhan mendesak.

Dalam perspektif ekonomi keumatan, Ruwiyanto menyampaikan bahwa penguatan UMKM adalah bagian dari strategi membangun daya tahan ekonomi berbasis komunitas. Ia mengaitkan konsep tersebut dengan nilai kolaborasi, gotong-royong, dan etika bisnis yang berkeadilan. Menurutnya, digitalisasi juga membuka peluang transparansi dan efisiensi usaha.

Dengan memanfaatkan marketplace, pembayaran digital, serta promosi berbasis konten, UMKM dapat memperluas jangkauan pasar tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk promosi konvensional. Ia juga mendorong para pelaku usaha untuk tidak alergi terhadap teknologi. “Belajar digital hari ini bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Transformasi teknologi berjalan cepat, dan kita harus ikut bergerak,” tegasnya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya sinergi antara akademisi, praktisi, dan pemangku kebijakan dalam membangun ekosistem ekonomi umat yang kuat. Kolaborasi lintas sektor dinilai mampu mempercepat proses adaptasi UMKM terhadap perkembangan teknologi.

Di akhir pemaparannya, Ruwiyanto mengajak peserta untuk menjadikan digitalisasi sebagai ikhtiar bersama dalam membangun kemandirian ekonomi umat. Ia berharap semangat perubahan ini tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi diwujudkan dalam langkah konkret berkelanjutan sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir Camat Karangploso Marendra Hengki Irawan, M.AP, Ketua ISMI Malang Raya yang juga anggota DPRD Provinsi Jatim Dr Puguh Wiji Pamungkas MM, dan Pengusaha sukses Budy Setiawan ST, M Ei Acara yang digelar Ikatan Saudagar Muslim Indonesia Malang Raya tersebut berjalan sukses berkat adanya kerjasama dan dukungan dari Puguh Foundation, HNI Malang dan Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang, Pemerintah Kecamatan Karangploso dan Yayasan Sedekah Masyarakat Indonesia.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor : Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

JKJT Edukasi Remaja Gereja tentang Bahaya Kecanduan Gadget, Aktivitas Alam Jadi Solusi Tingkatkan Fokus

14 Juni 2026 - 17:55 WIB

Transformasi Besar Unika Widya Karya Malang, Alumni dan Mahasiswa Diajak Jadi Duta Kampus

14 Juni 2026 - 16:21 WIB

GMNI Kabupaten Malang Desak Evaluasi Total KDMP, Soroti Masalah Tata Kelola dan Beban Desa

13 Juni 2026 - 10:21 WIB

Perkuat Budaya Akademik, HMPS TBI Universitas Al-Qolam Gelar Pekan Inovasi dan Riset 2026

13 Juni 2026 - 07:19 WIB

Program Magang Mandiri UMM Tuntas, Maha Patih Law Office Harap Sinergi Kampus dan Praktisi Hukum Terus Berlanjut

13 Juni 2026 - 07:11 WIB

GKB 5 UMM Diresmikan, Perkuat Posisi Kampus Putih sebagai Pusat Pendidikan Medis Nasional

12 Juni 2026 - 14:37 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !