BACAMALANG.COM – Program Magang Mandiri yang diselenggarakan Laboratorium Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bekerja sama dengan berbagai institusi penegak hukum, seperti kantor advokat, kejaksaan, kepolisian, dan pengadilan, resmi berakhir. Penutupan program ditandai dengan kegiatan penjemputan mahasiswa magang oleh dosen pembimbing pada Jumat (12/6/2026).
Salah satu mitra program, Maha Patih Law Office, turut mengakhiri kegiatan magang dengan menerima kunjungan dosen pembimbing untuk menjemput lima mahasiswa peserta magang yang telah menyelesaikan program selama satu semester.
Kelima mahasiswa tersebut yakni Ainur Rozi, Afril Putra Dewandan, Dimas Satrio Wicaksono, Zulfa Mareta Pancawati, dan Kifayah Insani Kamilia, yang merupakan mahasiswa Fakultas Hukum UMM semester enam. Mereka dijemput oleh dosen pembimbing magang, Fadjar Ramadhani, S.H., M.H., dan disambut oleh jajaran pengurus Maha Patih Law Office.
Fadjar Ramadhani menjelaskan bahwa kegiatan penjemputan tidak hanya menjadi bentuk silaturahmi antara kampus dan mitra magang, tetapi juga bagian dari proses monitoring dan evaluasi akhir program.
“Penjemputan ini merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi akhir program magang untuk memastikan seluruh mahasiswa telah menyelesaikan kegiatan sesuai target pembelajaran yang ditetapkan,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia profesional, khususnya di bidang hukum.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Maha Patih Law Office yang telah menerima dan membimbing mahasiswa kami dengan baik selama menjalani program magang,” tambahnya.
Selama menjalani magang, para mahasiswa memperoleh pengalaman praktik hukum secara langsung, mulai dari pendampingan hukum, administrasi perkara, penyusunan dokumen hukum, hingga berbagai aktivitas profesional yang mendukung pengembangan kompetensi mereka sebagai calon sarjana hukum.
Sementara itu, Amir Mahmud, S.H., selaku dosen pembimbing lapangan dari Maha Patih Law Office, memberikan apresiasi kepada pihak universitas maupun mahasiswa atas dedikasi dan semangat yang ditunjukkan selama program berlangsung.
“Terima kasih kepada pihak universitas dan adik-adik mahasiswa yang telah bersama kami selama kurang lebih satu semester. Kami berharap pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama magang dapat diimplementasikan dalam kegiatan akademik maupun persiapan karier profesional di masa mendatang,” ujarnya.
Amir juga berharap kerja sama antara dunia akademik dan praktik hukum dapat terus berlanjut guna mencetak sumber daya manusia hukum yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Di kesempatan yang sama, Managing Partner Maha Patih Law Office, Andi Rachmanto, S.H., menyambut baik kolaborasi yang telah terjalin dan berharap sinergi antara kantor hukum dan perguruan tinggi semakin kuat ke depannya.
“Kami selalu membuka ruang untuk belajar bersama, khususnya bagi calon insan hukum. Tujuannya bukan hanya mencetak praktisi hukum yang kompeten, tetapi juga menumbuhkan kepedulian dan empati terhadap penegakan hukum yang masih membutuhkan banyak perbaikan di negeri ini,” tegasnya.
Mantan wartawan senior Malang Raya tersebut juga menekankan pentingnya peran akademisi dan praktisi hukum dalam memberikan bantuan hukum kepada masyarakat yang membutuhkan pendampingan.
“Kalau bukan kita yang peduli, lalu siapa lagi? Semoga program ini dapat berjalan lebih baik ke depan dan seluruh institusi hukum turut mendukung proses pembelajaran mahasiswa, bukan justru membatasi ruang mereka untuk belajar praktik ilmu hukum,” pungkasnya.
Pewarta: Eko Sabdianto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga



























































