Anak Pejabat Pajak Nunggak Pajak, Warganet Serukan Stop Bayar Pajak - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 25 Feb 2023 09:42 WIB ·

Anak Pejabat Pajak Nunggak Pajak, Warganet Serukan Stop Bayar Pajak


 Anak Pejabat Pajak Nunggak Pajak, Warganet Serukan Stop Bayar Pajak Perbesar

BACAMALANG.COM – Skandal kekerasan yang dilakukan oleh putra dari seorang pejabat di Direktorat Jenderal Pajak, Rafael Alun Trisambodo yakni Mario Dandy Satrio yang melakukan penganiayaan terhadap David Ozora telah menyita perhatian warganet.

Di tengah bergulirnya kasus ini, polisi menemukan identitas Jeep Wrangler Rubicon yang dipakai Mario berplat nomor B-120-DEN. Setelah ditelusuri Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, pelat nomor asli mobil tersebut ternyata B-2571-PBP.

Dari sinilah, diketahui pula bahwa mobil yang sering dipamerkan Mario tersebut ternyata menunggak pajak kendaraan bermotor. Hal ini membuat warganet menyerbu akun Instagram Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Pantauan BacaMalang.com pada Jumat (25/2/2023), kolom komentar menghiasi postingan Menkeu yang memposting video terkait Konferensi Pers mengenai Penanganan dan Penegakan Disiplin di Kemenkeu. Di antaranya akun @rb_multimedia_sewa_proyektor, “stop bayar pajak ❎ bayar pajak cuma di nikmati sm pejabat ✅”. Selanjutnya akun reggy.laurent, “Pejabatnya sendiri aja ga laporan spt , kok ngarep rakyatnya laporan dengan betul 🤣”. Ditambah lagi akun @sayalpi, “Klo pejabatnya aja bisa nunggak pajak kenapa kita tidak.”

Sementara akun @primabukit, “Saya bela2in ngutang demi bayar pajak, eh banyak pegawai pajak pada gk bayar pajak… chuakksss miris coy miris gk masuk akal ini bu. Apa memang harus stop bayar pajak kah?”.  Selain itu akun @gitatmr99_, “jangan bayar pajak, mending buat zakat aja. lebih pasti untuk membantu yg lebih membutuhkan. tapi kalau mau bayar pajak gapapa juga deh, biar staff pajak bisa beli Rubicon yg nunggak pajak semua 🙊”.

Dalam perkara ini, Sri Mulyani pun mengecam keras tindakan keji dan penganiayaan yang dilakukan oleh anak dari pejabat pajak di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Rafael Alun Trisambodo. Ia pun juga memutuskan untuk mencopot orang tua dari Mario Dandy tersebut dari tugas dan jabatan di Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Untuk diketahui, Dandy kini telah ditahan petugas Polres Jakarta Selatan. Polisi juga menyita mobil Rubicon milik Dandy yang menunggak pajak kendaraan bermotor. Hasil penelusuran website resmi Samsat yakni http://samsat-pkb2.jakarta.go.id, terlihat status mobil tersebut tertulis ‘masa pajak habis’.

Dari website tersebut, mobil mewah Jeep Rubicon Wrangler 3,6 AT dengan tahun pembuatan 2013 itu telah melewati tempo pembayaran pajak yakni pada 4 Februari 2023 sehingga mobil tersebut menunggak pajak. Adapun nilai pajak yang harus dibayarkan yakni senilai Rp6.989.600 dengan rincian PKB Pokok Rp6.678.000, SWDKLLJ Rp143.000, PKB Denda Rp13.000, dan SWDKLLJ Denda Rp35.000.

Editor/Publisher : Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 113 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Saat Kemarau Panjang, Relawan di Lawang Rawat Pohon dengan Batang Pisang dan Sediakan Air untuk Burung

6 September 2026 - 11:21 WIB

Dari Sampah Jadi Suvenir, Mahasiswa UMM Ciptakan Mesin Pengolah Plastik untuk Kampung Biru Arema

5 September 2026 - 13:58 WIB

BMKG Karangkates Catat 134 Kejadian Gempa Bumi dalam Sepekan, 3 Dirasakan Warga

4 September 2026 - 17:26 WIB

Perjuangan Belum Usai, Malang Peduli Terus Gerakkan Bantuan untuk Warga Flores

4 September 2026 - 10:18 WIB

Sembilan Bulan Mengabdi di Tengah Umat, 22 Mahasiswa STP-IPI Malang Diterjunkan ke Paroki Langsep

3 September 2026 - 15:36 WIB

78 Tahun Polwan, Dari Bukittinggi hingga Malang: Satu Polwan, Satu Dampak Luar Biasa

3 September 2026 - 05:38 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !