BACAMALANG.COM – Serangkaian kegiatan Bersih Desa Jedong Kecamatan Wagir Kabupaten Malang akhirnya resmi dimulai sejak, Minggu (7/7/2024).
Bersih Desa Jedong akan berakhir pada, Kamis (1/8/2024). Selama hampir sebulan, masyarakat Desa Jedong akan dihibur dengan bermacam-macam atraksi kesenian dan budaya.
Yang paling menarik dari serangkaian acara Bersih Desa yaitu diselenggarakannya Jedong Jadoel. Jedong Jadoel merupakan semacam festival tahunan yang menggaungkan nuansa tempo dulu, mulai dari kuliner hingga ornamen-ornamen pendukung. Jedong Jadoel sendiri akan berakhir pada, Sabtu (13/7/2024).
Pada pembukaan Jedong Jadoel sekaligus dimulainya kegiatan Bersih Desa, disemarakkan kehadiran anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, H Gunawan HS.
“Saya tiap kegiatan ini selalu hadir. Karena saya juga senang dengan mengingatkan jaman tempo dulu. Dimana masyarakatnya menjual makanan jaman dulu, ada getuk, horog-horog , ongol-ongol, sawut dan sebagainya. Banyak sekali kalau kita hadir ke Jedong Jadoel. Disamping itu banyak hiburan-hiburan yang merupakan ciri khas budaya Jawa. Ada Jaranan, Bantengan, Leang Leong, Pencak dan nanti acara ini akan ditutup dengan festival budaya,” kata Abah Gun, sapaan akrabnya.
Abah Gun menambahkan, pagelaran Jedong Jadoel merupakan salah satu potensi nyata yang dapat mendongkrak kemajuan perekonomian desa.
“Dengan adanya kegiatan ini tentunya akan tumbuh ekonomi. Karena pengunjung sangat luar biasa. Banyak sekali UMKM dan masyarakat yang berjualan,” ungkap penasehat Jamaah Maiyah Malang Raya ini.
Mengingat potensinya yang luar biasa, Abah Gun pun memberikan masukan kepada pemerintah daerah agar menaruh perhatian terhadap Jedong Jadoel. Menurutnya, Jedong Jadoel dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Malang.
“Tentunya pemerintah harus ikut memberikan perhatian terhadap kreatifitas dari Desa Jedong. Jedong Jadoel ini perlu dibudayakan dan diikuti oleh desa-desa yang lain di Kabupaten Malang. Ini yang seharusnya pemerintah bisa memberikan supportnya,” pungkasnya.
Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki




















































