Bersih Desa Bernuansa Tempo Dulu, Abah Gun Semarakkan Pembukaan Jedong Jadoel - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 7 Jul 2024 22:59 WIB ·

Bersih Desa Bernuansa Tempo Dulu, Abah Gun Semarakkan Pembukaan Jedong Jadoel


 Abah Gun saat menghadiri pembukaan Jedong Jadoel di Desa Jedong Kecamatan Wagir. (ist) Perbesar

Abah Gun saat menghadiri pembukaan Jedong Jadoel di Desa Jedong Kecamatan Wagir. (ist)

BACAMALANG.COM – Serangkaian kegiatan Bersih Desa Jedong Kecamatan Wagir Kabupaten Malang akhirnya resmi dimulai sejak, Minggu (7/7/2024).

Bersih Desa Jedong akan berakhir pada, Kamis (1/8/2024). Selama hampir sebulan, masyarakat Desa Jedong akan dihibur dengan bermacam-macam atraksi kesenian dan budaya.

Yang paling menarik dari serangkaian acara Bersih Desa yaitu diselenggarakannya Jedong Jadoel. Jedong Jadoel merupakan semacam festival tahunan yang menggaungkan nuansa tempo dulu, mulai dari kuliner hingga ornamen-ornamen pendukung. Jedong Jadoel sendiri akan berakhir pada, Sabtu (13/7/2024).

Pada pembukaan Jedong Jadoel sekaligus dimulainya kegiatan Bersih Desa, disemarakkan kehadiran anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, H Gunawan HS.

“Saya tiap kegiatan ini selalu hadir. Karena saya juga senang dengan mengingatkan jaman tempo dulu. Dimana masyarakatnya menjual makanan jaman dulu, ada getuk, horog-horog , ongol-ongol, sawut dan sebagainya. Banyak sekali kalau kita hadir ke Jedong Jadoel. Disamping itu banyak hiburan-hiburan yang merupakan ciri khas budaya Jawa. Ada Jaranan, Bantengan, Leang Leong, Pencak dan nanti acara ini akan ditutup dengan festival budaya,” kata Abah Gun, sapaan akrabnya.

Abah Gun menambahkan, pagelaran Jedong Jadoel merupakan salah satu potensi nyata yang dapat mendongkrak kemajuan perekonomian desa.

“Dengan adanya kegiatan ini tentunya akan tumbuh ekonomi. Karena pengunjung sangat luar biasa. Banyak sekali UMKM dan masyarakat yang berjualan,” ungkap penasehat Jamaah Maiyah Malang Raya ini.

Mengingat potensinya yang luar biasa, Abah Gun pun memberikan masukan kepada pemerintah daerah agar menaruh perhatian terhadap Jedong Jadoel. Menurutnya, Jedong Jadoel dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Malang.

“Tentunya pemerintah harus ikut memberikan perhatian terhadap kreatifitas dari Desa Jedong. Jedong Jadoel ini perlu dibudayakan dan diikuti oleh desa-desa yang lain di Kabupaten Malang. Ini yang seharusnya pemerintah bisa memberikan supportnya,” pungkasnya.

Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 502 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kursi Sekda Kota Malang Kosong, Erik Setyo Santoso Bergeser Jadi Asisten Administrasi Umum

31 Juli 2026 - 17:29 WIB

Rotasi Pejabat Pemkot Malang, Wali Kota Perkuat Birokrasi dan Pelayanan Publik

31 Juli 2026 - 17:07 WIB

Istikamah Berbagi, Tim Berkah Abadi Bersaudara Sediakan 1.000 Porsi Makan Gratis Setiap Jumat di Sumberpucung

31 Juli 2026 - 16:37 WIB

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Tegaskan Pelayanan Publik Jadi Prioritas, Siap Lanjutkan Inovasi Pendahulu

31 Juli 2026 - 15:07 WIB

Antisipasi Puncak Kemarau, BPBD Kabupaten Malang Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

31 Juli 2026 - 14:05 WIB

Jasad Ditemukan di Perkebunan Gunung Tumpeng Singosari, Medan Terjal Hambat Proses Evakuasi

31 Juli 2026 - 14:01 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !