Hilirasi Hasil Inovasi dan Riset, Kolaborasi UB dan Baloga Hadirkan Wisata Edukasi Omah Atsiri - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

KULWIS · 5 Feb 2025 16:02 WIB ·

Hilirasi Hasil Inovasi dan Riset, Kolaborasi UB dan Baloga Hadirkan Wisata Edukasi Omah Atsiri


 Rektor UB Prof Widodo, diapit Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (memakai jas) dan 
Owner Jatim Park (JTP) Grup Rio Imam Sendjojo bersama sejumlah undangan saat soft launching Omah Atsiri di Baloga, Kota Batu, Rabu (5/2/2025). (Nedi Putra AW) Perbesar

Rektor UB Prof Widodo, diapit Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (memakai jas) dan Owner Jatim Park (JTP) Grup Rio Imam Sendjojo bersama sejumlah undangan saat soft launching Omah Atsiri di Baloga, Kota Batu, Rabu (5/2/2025). (Nedi Putra AW)

BACAMALANG.COM – Universitas Brawijaya melalui Direktorat Inovasi dan Kawasan Sains dan Teknologi (DIKST) berkolaborasi dengan Batu Love Garden (Baloga), Kota Batu menggelar soft launching Omah Atsiri, Rabu (5/2/2025). Soft launching ini merupakan tindak lanjut dari
proyek wisata edukasi bersama Institut Atsiri pada salah satu wahana di bawah naungan Jawa Timur Park Grup tersebut.

Ketua Institut Atsiri, Prof. Warsito menuturkan, ada 4 (empat) fungsi dari Omah Atsiri ini, antara lain mendekatkan dan memperkenalkan aneka produk atsiri, sebagai wisata edukasi, sebagai pusat pelatihan, serta sarana promosi dan menjual produk hasil inovasi dan riset berbasis atsiri.

“Selain itu, kami memiliki bidang Riset & Development mulai hulu sampai hilir. Di sini tersedia 30 varietas tanaman atsiri dengan 3 kluster, serta display alat suling mini dan berbagai produk yang dibutuhkan masyarakat luas,” paparnya saat pembukaan.

Dikatakan Prof Warsito, pembahasan dengan Baloga ini sudah dilaksanakan sejak bulan Juni 2024 lalu. Sementara Owner Jatim Park (JTP) Grup Rio Imam Sendjojo,  menambahkan, Omah Atsiri ini adalah salah satu komitmen JTP Grup sebagai wahana wisata edukatif. “Semoga ke depannya bisa berkolaborasi di bidang lainnya,” ujar Rio.

Rektor UB Prof Widodo, bersama Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mencoba produk-produk atsiri di Omah Atsiri dalam soft launching di Baloga, Kota Batu, Rabu (5/2/2025). (Nedi Putra AW)

Wakil Rektor V UB Prof. Unti Ludigdo menyampaikan, bahwa kegiatan ini digagas sebagai realisasi bagaimana berbagai inovasi dari riset para dosen yang berkolaborasi dengan mahasiswa dapat dihilirasi ke masyarakat. “Kolaborasi akademisi dan industri tidak mudah. Namun di sini kami akan melengkapi Omah Atsiri dengan produk-produk baru, salah satunya skincare untuk remaja dan anak-anak,” terangnya.

Prof Unti berharap, produk-produk inovasi yang dihasilkan ini ke depan akan masuk dalam tahapan komersial. Sedangkan Rektor UB Prof Widodo menegaskan, bahwa Perguruan Tinggi itu harus berdampak ke masyarakat dari riset dan inovasi yang dilakukan.

“Saya berharap dari Omah Atsiri ini ke depannya ada kolaborasi dengan JTP terkait lahan-lahan milik UB agar lebih produktif,” ungkap rektor.
Prof Widodo menambahkan, jika perlu dapat diadakan studi banding ke Taiwan, karena di sana ada kampus yang bergandengan dengan tempat wisata.

Tim Dji Agriculture Tribuana menyiapkan peragaan spraying drone di wahana Waterplay Baloga Kota Batu, Rabu (5/2/2025). (Nedi Putra AW)

Dalam kesempatan tersebut hadir pula Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, yang memaparkan kolaborasi yang kemungkinan bisa disinergikan dengan sejumlah pihak dalam pengembangan komoditi atsiri ini. “Kami masih punya lahan, salah satunya sudah dihibahkan seluas 20 hektar ke kampus UINSA,” ujarnya.

Bupati yang biasa disapa Mas Ipin ini menyatakan, bahwa salah satu kebijakannya adalah bahwa jika pihak yang bekerjasama adalah kampus maka lahannya siap dihibahkan . “Saya iri Malang punya triple attractivement, pertama ada kampus, kedua recreational parm atau sport park, ketiga govenrment dinamism,” ujarnya.

Oleh karena Mas Ipin melihat peluang yang bagus untuk berkolaborasi dengan UB, khususnya untuk pengembangan dan riset Atsiri. “Jadi nanti UB yang mendapat hibah lahan dari kami, sementara nantinya jika Baloga atau Jatim Park Grup berkenan untuk berkolaborasi, tentunya dari kami akan berpotensi untuk punya triple attractivement tersebut,” tukasnya.

Setelah peninjauan ke Omah Atsiri, rombongan berkesempatan menyimak peragaan Spraying Agricultural Drone, dari DIKST bersama tim Dji Agriculture Tribuana di wahana Waterplay Baloga.

Pewarta: Nedi Putra AW
Editor/Publisher: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 752 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jatim Park 1 Hadirkan Mega Science Center dan Budaya, Satukan 1.640 Alat Peraga dan Artefak

4 November 2026 - 20:56 WIB

Perkuat Daya Tarik Wisata Kuliner, Atria Hotel Malang Siapkan Atria Bakery untuk Desember 2026

29 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Kopi Cuma Rp9.500! Rojo Roso Cafe Punya Pecel Rawon dan View Sunset yang Bikin Betah ‎

24 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Jelajahi Malang di Akhir Pekan, dari Festival Kreatif hingga Wisata Penuh Cerita

17 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Mikutopia Gratiskan Tiket Masuk Selama Tiga Hari

12 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Sejenak Berhenti dari Kesibukan, HARRIS Malang Hadirkan Wellness Studio

6 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Trending di KULWIS

©Hak Cipta Dilindungi !