Jelang Ramadan 2024, Satgas Pangan Kabupaten Malang Monitor Stok Bahan Pokok - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 21 Feb 2024 14:37 WIB ·

Jelang Ramadan 2024, Satgas Pangan Kabupaten Malang Monitor Stok Bahan Pokok


 Jelang Ramadan 2024, Satgas Pangan Kabupaten Malang Monitor Stok Bahan Pokok. (ist) Perbesar

Jelang Ramadan 2024, Satgas Pangan Kabupaten Malang Monitor Stok Bahan Pokok. (ist)

BACAMALANG.COM – Satgas Pangan Kabupaten Malang lebih giat melakukan monitor terhadap ketersediaan bahan pokok dan pangan di wilayahnya terutama menjelang datangnya bulan suci Ramadan 2024.

Sejauh ini, dari hasil monitoring yang dilakukan Satgas Pangan, kebutuhan sejumlah komoditas di Kabupaten Malang masih tergolong stabil. Selain itu jumlah bahan pokok juga masih surplus.

Wakasatgas Pangan Polres Malang yang juga Kanit III Satreskrim Iptu Choirul Mustofa menjelaskan, hasil dari pengecekan langsung di beberapa pasar tradisional, sejumlah harga kebutuhan pokok mengalami penurunan harga.

“Hari ini bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan kami lakukan kroscek si pasar Kepanjen. Ada beberapa harga kebutuhan pokok jelang puasa Ramadan yang cenderung turun harga,” kata Choirul, Rabu (21/2/2024) seusai Sidak Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang.

Choirul menambahkan, adapun data yang tercatat oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang beberapa komoditas pangan mengalami penurunan harga dan juga cenderung tetap.

“Untuk stok minyak goreng cukup melimpah. Adapun harga minyak goreng masih stabil. Yakni jenis Minyak Kita per liter Rp 15.000,” beber Choirul.

Sementara harga minyak goreng lokal berkisar Rp 14.500 per liter. Sehingga masih stabil, tidak terjadi kenaikan. Hal itu sama dengan minyak goreng kemasan premium yang stabil di harga Rp 16.500 per liter dan tidak terjadi kenaikan.

Khusus untuk harga bawang merah, sambung Choirul, terjadi penurunan harga hingga Rp 3.000 per kilogram. “Untuk bawang merah perkilogram diangka Rp 27.000, terjadi penurunan harga sebesar tiga ribu rupiah dari sebelumnya,” tegas Choirul.

Penurunan harga juga terjadi untuk daging ayam. Daging ayam saat ini di pasar tradisional Kepanjen diangka Rp 32.000 per kilogram. Mengalami penurunan dua ribu rupiah. Sementara harga daging sapi cenderung stabil dengan stok tercukupi. “Harga daging sapi saat Rp 120.000 per kilogram. Stok cukup dengan harga masih stabil,” ujarnya.

Choirul menambahkan, stok beras sejauh ini di Kabupaten Malang masih cukup melimpah. Dengan harga beras premium per kilogram mencapai Rp 15.000. Sementara harga beras medium atau beras Bulog SPHP masih diangka Rp 10.900.

“Kemudian harga stabil dengan stok tercukupi yakni kentang, per kilogram tetap diangka Rp 16.000,” Choirul mengakhiri.

Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kick-Off Bulan Literasi Keuangan 2026, OJK Malang Dorong Pemberdayaan Perempuan di Era Digital

6 Mei 2026 - 20:52 WIB

31 Wisatawan Asal Surabaya Positif Narkoba, Polisi Tetap Buru Pelaku Pengeroyokan di Pantai Wediawu

6 Mei 2026 - 13:06 WIB

Pedagang Pasar Oro-Oro Dowo Dibekali Literasi Hukum Lewat Program “SEPASAR PEDAS”

6 Mei 2026 - 12:58 WIB

Vario 125 Raib Saat Diparkir, Warganet Soroti Keamanan Area Parkir

6 Mei 2026 - 10:11 WIB

Dua Warga Beji Batu Tewas Diduga Keracunan Minuman Misterius, Polisi Selidiki Kandungan Cairan

6 Mei 2026 - 10:00 WIB

Termakan Hoaks, Pria di Lawang Bacok Tetangga Sendiri hingga Terluka

6 Mei 2026 - 09:46 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !