Kuota Jalur Domisili PPDB SMA/SMK Negeri Jatim Turun Jadi 35 Persen, Dr Sri Untari Dorong Masyarakat Manfaatkan Jalur Afirmasi - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 31 Mei 2026 06:02 WIB ·

Kuota Jalur Domisili PPDB SMA/SMK Negeri Jatim Turun Jadi 35 Persen, Dr Sri Untari Dorong Masyarakat Manfaatkan Jalur Afirmasi


 Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.A.P., (tengah) menegaskan bahwa seluruh persiapan pelaksanaan PPDB di daerah berjalan sesuai rencana. (ist) Perbesar

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.A.P., (tengah) menegaskan bahwa seluruh persiapan pelaksanaan PPDB di daerah berjalan sesuai rencana. (ist)

BACAMALANG.COM – Perubahan signifikan terjadi dalam skema daya tampung Seleksi Bersama Masuk Pendidikan (SBMP) atau Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA dan SMK Negeri di Jawa Timur tahun ini. Kuota jalur domisili yang sebelumnya mencapai 50 persen kini dikurangi menjadi 35 persen.

Pengurangan kuota tersebut dialihkan untuk memperluas akses pendidikan bagi siswa penyandang disabilitas, anak guru, serta calon peserta didik dari keluarga kurang mampu melalui jalur afirmasi. Kebijakan ini merupakan hasil pembahasan dan koordinasi antara Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur bersama Komisi E DPRD Jawa Timur.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.A.P., menegaskan bahwa seluruh persiapan pelaksanaan PPDB di daerah berjalan sesuai rencana. Hal itu disampaikannya saat melakukan monitoring di Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Kancabdin) Wilayah Kota Malang dan Kota Batu selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Mei 2026.

“Saya melihat persiapannya sudah sangat matang dan layak. Kami berdiskusi intensif dengan jajaran Kancabdin, termasuk Kasi SMK Pak Franky dan Mas Hendra, untuk memastikan seluruh jalur afirmasi maupun domisili dapat berjalan dengan baik,” ujar Sri Untari saat melakukan pemantauan di Malang, Sabtu (30/5).

Berdasarkan data yang diterima, saat ini tercatat sebanyak 2.727 data kelulusan siswa SMP Negeri di Kota Malang telah masuk ke sistem. Sementara itu, data lulusan dari SMP swasta masih dalam proses finalisasi. Di sisi lain, total daya tampung SMA dan SMK Negeri di Kota Malang mencapai sekitar 4.000 kursi.

Melihat kondisi tersebut, Sri Untari mengimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir apabila anak-anak mereka belum berhasil diterima di sekolah negeri. Menurutnya, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur telah menjalin kerja sama dengan sejumlah SMA dan SMK swasta guna memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi siswa.

“Sekolah swasta sudah kami ajak berpartisipasi memberikan beasiswa. Ada yang siap menampung dua, tiga, lima hingga sepuluh siswa kurang mampu di setiap kelasnya. Mereka bersedia bergerak karena pemerintah pusat dan provinsi juga memberikan dukungan melalui dana BOS dan BPOPP,” jelasnya.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur tersebut juga menegaskan bahwa kualitas pendidikan di sekolah swasta saat ini tidak kalah dengan sekolah negeri. Baik dari sisi kurikulum maupun kompetensi tenaga pendidik, keduanya telah memenuhi standar yang sama.

“Perbedaannya hanya pada kontribusi orang tua. Di sekolah swasta, partisipasi wali murid masih diperlukan untuk membantu menunjang honorarium guru. Karena itu, saya mengajak masyarakat mengikuti proses PPDB ini dengan tenang. Saya juga akan terus memantau perkembangannya, termasuk meninjau langsung pelaksanaan teknis di sekolah-sekolah,” pungkasnya.

Pewarta/Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Krisis Penyu dan Pesisir Rusak, BSTC Ajak Masyarakat Terlibat Menjaga Ekosistem Pantai

31 Mei 2026 - 09:20 WIB

ITSK RS dr. Soepraoen Malang Tawarkan Prodi Kesehatan dan Teknologi, Jadi Magnet Calon Mahasiswa Baru

31 Mei 2026 - 08:35 WIB

Uskup Agung Ende Ajak Mahasiswa NTT di Malang Menjadi Agen Perubahan dan Membangun Daerah Asal

31 Mei 2026 - 06:50 WIB

HLN 2026 di Malang, Sri Untari Tegaskan Komitmen Wujudkan Lansia Jatim Sehat, Mandiri, dan Produktif

30 Mei 2026 - 15:27 WIB

Makan Malam Bareng, UIBU Rawat Toleransi dalam Idul Adha

29 Mei 2026 - 20:55 WIB

Disdik Jatim Sambut Positif Peran JMSI Jatim dalam Penguatan Sektor Pendidikan

29 Mei 2026 - 06:49 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !