Lewat Lomba Kuliner, Gubernur Berharap Bangkitkan Spirit Pengungsi Semeru - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

KULWIS · 30 Des 2021 13:24 WIB ·

Lewat Lomba Kuliner, Gubernur Berharap Bangkitkan Spirit Pengungsi Semeru


 Lewat Lomba Kuliner, Gubernur Berharap Bangkitkan Spirit Pengungsi Semeru Perbesar

BACAMALANG.COM – Para pengungsi erupsi Gunung Semeru nampak antusias mengikuti lomba memasak. Dengan adanya lomba ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap bisa bangkitkan spirit pengungsi.

Sebagai informasi, Pemerintah Provisinsi (Provinsi) Jatim menginisiasi adanya lomba masak khusus ibu-ibu pengungsi Semeru. Lomba ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan bekerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur di area pengungsian Pronojiwo Lumajang selama 2 hari.

“Aneka cara untuk menjaga spirit pengungsi ini merupakan kreasi tim Dinas PPPAK dan Tagana Pemprov Jatim,” tutur Khofifah, sapaan akrabnya.

Aneka kreasi nasgor di lomba Kuliner pengungsi Semeru. (ist)

Lomba masak ini menggunakan bahan dasar mie dan selanjutnya diolah untuk dibuat berbagai kreasi mie oleh masing-masing peserta. Setiap peserta juga diminta untuk memasak mie  sekreatif dan se inovatif mungkin serta memiliki citra rasa yang khas dan unik. Setiap peserta harus menamai kreasi mienya seunik mungkin. Panitia memberikan waktu selama dua jam untuk memasak bagi seluruh peserta.

“Macam-macam mie ini adalah hasil lomba memasak berbasis mie di pengungsian APG Semeru Pronojiwo-
Lumajang,” terang perempuan alumnus FISIP Universitas Airlangga ini.

Untuk diketahui, lomba ini diikuti 50 ibu-ibu pengungsi ini cukup antusias mengikuti lomba masak mie. Lomba dibagi 2 gelombang, masing-masing gelombang  dibagi  5  kelompok, anggota kelompok  terdiri dari 5 orang. Setiap peserta mendapat hadiah senilai Rp 500 ribu serta doorprize, sambil menunggu persiapan huntara. (had/red)

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jatim Park 1 Hadirkan Mega Science Center dan Budaya, Satukan 1.640 Alat Peraga dan Artefak

4 November 2026 - 20:56 WIB

Perkuat Daya Tarik Wisata Kuliner, Atria Hotel Malang Siapkan Atria Bakery untuk Desember 2026

29 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Kopi Cuma Rp9.500! Rojo Roso Cafe Punya Pecel Rawon dan View Sunset yang Bikin Betah ‎

24 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Jelajahi Malang di Akhir Pekan, dari Festival Kreatif hingga Wisata Penuh Cerita

17 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Mikutopia Gratiskan Tiket Masuk Selama Tiga Hari

12 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Sejenak Berhenti dari Kesibukan, HARRIS Malang Hadirkan Wellness Studio

6 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Trending di KULWIS

©Hak Cipta Dilindungi !