BACAMALANG.COM – Memasuki liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara (Jatimbalinus) telah menyiapkan Satgas Natal Siaga 24 jam dalam menghadapi segala kemungkinan.
Sejumlah persiapan tersebut meliputi SPBU Siaga, Agen & Outlet LPG Siaga, Kios Pertamina Siaga, motorist, mobil tangki stand by serta Serambi MyPertamina.
Hal ini disampaikan Group Head Operation PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Harry Molanda di sela inspeksi ke Rest Area 66A di kawasan Tol Malang-Pandaan (Mapan), Jawa Timur, Jumat (20/12/2024), yang didampingi Region Manager Retail Sales Jatimbalinus, Deny Sukendar serta Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi.
Ia menyebutkan, berdasarkan survey Badan Kebijakan Transportasi tahun 2024, potensi pergerakan masyarakat selama masa libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 ini ada 90.38 juta orang melalui jalur darat, 9.8 juta orang menggunakan jalur udara/pesawat, serta 8.05 juta orang menggunakan jalur laut/kapal.
“Khusus di Jawa Timur, pergerakan masyarakat di Bandara Juanda diprediksi mencapai 861.000 orang atau meningkat 9,2 persen. Dengan pergerakan pesawat penumpang diprediksi naik 3,4 persen menjadi 5.625, transportasi darat khususnya di terminal Purabaya diprediksi naik 26-37 persen. Dan transportasi laut, khususnya di pelabuhan Tanjung Perak total penumpang diperkirakan mencapai 147.383 orang atau naik 20 persen,” papar Harry.
Oleh karena itu, ungkap Harry, pihaknya telah menyiapkan kebijakan strategis, sebagai upaya menjawab kebutuhan BBM mendesak bagi konsumen di tengah kemacetan, termasuk tempat istirahat sementara di Serambi MyPertamina di Rest Area yang dikunjungi ini.

Group Head Operation PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Harry Molanda saat meninjau fasilitas kursi pijat gratis di Serambi My Pertamina Rest Area 66A, Tol Malang-Pandaan, Jumat (20/12/2024). (Nedi Putra AW).
Dikatakan Harry, kebutuhan BBM saat Natal dan Tahun Baru diperkirakan meningkat sejak arus mudik Natal pada 22-24 Desember 2024 hingga arus balik Tahun Baru pada 4 Januari 2025.
Pertamina, imbuhnya, telah menyediakan layanan energi pendukung di jalur tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama.
“Pertamina memastikan stok BBM dan LPG dalam kondisi aman, karena seluruh infrastruktur telah disiagakan, yang meliputi 566 SPBU, 437 Pertashop, 788 agen LPG Siaga, 9 unit mobil tangki standby SPBU kantong, 11 titik Kiosk Pertamina Siaga, 21 unit motorist dan 3 titik Serambi MyPertamina,” tandasnya.
Sementara itu, Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menambahkan, antisipasi menghadapi libur Natatu ini meliputi pola reguler, alternatif dan emergency, termasuk jika terjadi bencana.
“Khusus motorist, telah kami siagakan untuk daerah yang terjadi kemecetan parah, dimana setiap motor bisa mengantar 5 sampai 10 liter BBM Pertamax dan Dex Series,” ungkapnya.
Dijelaskan Ahad, peggunaan motor ini tentunya dengan radius operasional yang terbatas, khususnya untuk kondisi kemacetan yang benar-benar tidak bisa bergerak.
“Saat kendaraan kehabisan BBM di tengah kemacetan, masyarakat bisa menggunakan aplikasi MyPertamina untuk menghubungi motorist,” terangnya.
Sebagai informasi motorist adalah pengantar BBM (Pertamax/Dex Series) ke lokasi kemacetan dengan menggunakan transportasi motor.
Pada ruas tol Jawa Timur, disediakan 5 titik motorist standby, salah satunya rest area di KM 66A yang berlokasi di poros tol Malang-Pandaan (Mapan) ini.
Ahad menyebutkan, tak hanya motorist, di Rest Area 66A ini juga tersedia Serambi MyPertamina dengan fasilitas serba gratis.
“Mulai kursi pijat, area bermain anak, F&B, pemeriksaan kesehatan, ambulance siaga, bahkan ada barber shop juga,” bebernya.
Terkait stok BBM dan LPG, Region Manager Retail Sales Jatimbalinus, Deny Sukendar menguraikan bahwa stok BBM dan LPG ditingkatkan 15-20% di Terminal BBM Surabaya dan Malang.
“Adapun proyeksi konsumsi Gasoline naik +5 persen atau 1314 kl/day dibandingkan normal harian 1.245 kl/day, serta Gasoil turun -2 persen atau 393 kl/day dibandingkan normal harian 469 kl/day,” jelasnya.
Sementara LPG total Kabupaten Malang, imbuh Deny, alokasi reguler sebesar 353,8 ton/day, naik 4 persen atau 8,9 metrik ton/day.
LPG total Kota Malang alokasi reguler 114,9 ton/day naik 4 persen 4,4 metrik ton/day, dan LPG total Kota Batu alokasi reguler 42,4 ton/day naik 4% 3 metrik ton/day.
“Kami juga menyediakan Layanan Tambahan Pertamina Siaga berupa PDS 135 10 unit, SPBU Siaga Jalur Tol 2 Unit (RA 66A & RA 84B), kemudian SPBU Siaga Jalur Non Tol, 83 SPBU 24 Jam,” terang pria yang akrab disapa Densu ini.
Ia menambahkan, ada 61 Agen LPG Siaga untuk Kabupaten Malang, 7 Agen LPG Siaga Kota Batu, serta 20 Agen LPG Siaga di Kota Malang.
“Kami siapkan pula 3 Unit Mobile Storage, masing-masinf di SPBU 5465118, 5465309, dan 5465125, 1 Unit Serambi MyPertamina 1 Unit di Rest Area 66A ini, serta 4 Unit Modular atau Dispenser BBM Portable, masing-masing di Rest Area 84A dan 66B,” tutupnya.
Pewarta : Nedi Putra AW
Editor: Aan Imam Marzuki




















































