BACAMALANG.COM – Satgas Pangan Polres Malang melakukan pengecekan ketersediaan pupuk bersubsidi di sejumlah wilayah di Kabupaten Malang untuk memastikan ketersediaan stok aman.
Satgas Pangan Polres Malang mendatangi gudang pupuk subsidi milik PT Pupuk Indonesia di Kecamatan Pakisaji dan Bululawang. Dari hasil pengecekan tersebut, Satgas Pangan mendapati bahwa ketersediaan pupuk masih melimpah dan cukup untuk 3 bulan ke depan.
“Stok di gudang Pakisaji kurang lebih 5.222 ton, sedangkan di gudang Bululawang sebanyak 5.000 ton,” kata Wakasatgas Pangan Polres Malang Iptu Choirul Mustofa, Rabu (10/1/2024).
Selain mengecek ketersediaan di Pakisaji dan Bululawang, Satgas Pangan juga meninjau distributor yang menyedikan pupuk subsidi untuk pengecer di wilayah Kepanjen dan Ampelgading.
“Satgas Pangan Polres Malang bersama Disperindag dan Dinas Pertanian melakukan pengecekan ketersediaan pupuk untuk petani wilayah Malang Raya, dan stok melimpah hingga 3 bulan ke depan,” jelasnya.
Lebih jauh, Choirul menyebutkan, untuk harga pupuk subsidi cenderung stabil. Pupuk Urea masih berkisar Rp 2.250 per kilogram, sedangkan NPK Phonska Rp 2.300 per kilogram.
“Masyarakat bisa mendapatkan pupuk di pengecer-pengecer resmi dengan harga standar. Jika ada penyelewengan penjualan pupuk bersubsidi bisa dilaporkan kepada kami untuk ditindak sesuai hukum,” pungkasnya.
Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki




















































