Pemilu 2024, PKB Targetkan Gus Muhaimin Presiden - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 15 Jul 2022 08:22 WIB ·

Pemilu 2024, PKB Targetkan Gus Muhaimin Presiden


 Pemilu 2024, PKB Targetkan Gus Muhaimin Presiden Perbesar

BACAMALANG.COM – Menjelang pemilihan presiden 2024, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan mengusung Ketua Umum Muhaimin Iskandar sebagai calon presiden.

Disamping itu PKB juga menargetkan 100 kursi DPR dan menjadi pimpinan DPR maupun eksekutif di masing-masing kabupaten kota.

Hal tersebut dijelaskan oleh Anggota Komisi VI DPR RI dapil Malang Raya, Ali Ahmad saat menghadiri peringatan Harlah ke 24 PKB di Lapangan YTPI Al Hidaya Karangploso, Rabu (13/7/2022).

“Dari pusat tentu sudah mentargetkan 100 kursi. Yang hari ini masih 58 kursi maka 2024 akan ditargetkan menjadi 100 kursi,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Gus Ali ini menegaskan, untuk memenuhi itu semua, PKB terus berusaha hadir di kantong-kantong suara yang sebelumya jarang disentuh bahkan dianggap PKB tidak masuk. Terutama di daerah-daerah pesisir.

“Jadi dulu mungkin kurangnya sosialisasi. Tapi dengan adanya momentum 2024 yang hari ini sudah diperintahkan untuk turun, Alhamdulillah satu demi satu semua bisa bergabung. Karena jelas ideologi dan kepentingan masyarakat yang hari ini belum bisa terwakili, PKB bisa hadir di sana,” jelasnya.

Sementara untuk menduduki eksekutif, sekarang masih digodog, jadi belum bisa disampaikan. Belum sampai menyebut nama, tapi paling tidak pihaknya terus menunggu survei induk dari pusat siapa yang layak disana.

Terutama Malang Raya sekarang sudah waktunya menggodog bagaimana caranya, paling tidak berkoalisi dengan partai lain untuk memunculkan nama-nama tersebut.

“Harus berkoalisi terutama Kota Batu dan Kota Malang. Kalau Kabupaten kan bisa berdiri sendiri, tapi itupun harus berkoalisi karena untuk kemenangan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Refleksi Hari Bhayangkara: UU Polri Diuji di Malang Raya, Antara Capaian, Catatan, dan Tuntutan Reformasi

30 Juni 2026 - 09:41 WIB

Amartya Bhumi Kepanjian Soroti Tiga Isu Krusial: Budaya Lokal Tergerus, Sejarah Terancam Hilang, Generasi Muda Perlu Edukasi

29 Juni 2026 - 20:43 WIB

UIBU Hadirkan Heppiee Interactive Learning, Cara Seru Tanamkan Nilai Anti-Bullying bagi Calon Guru

27 Juni 2026 - 18:34 WIB

Gempa M5,3 Pacitan Terasa hingga Malang, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

27 Juni 2026 - 17:12 WIB

Lewat Warm Shower di Bali, Pegowes Asal Klaten Gaungkan Justice for Kanjuruhan ke Penjelajah Sepeda Dunia

27 Juni 2026 - 14:44 WIB

KOMJEST 2026 Resmi Luncurkan Empat Media Praktikum, Mahasiswa UMM Tunjukkan Inovasi Jurnalisme Digital

27 Juni 2026 - 01:02 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !