Peringatan Tahun Baru Islam di Ponpes Babussalam Berlangsung Khidmat, Malang Siap Jadi Pelopor Pesantren Pancasila - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 16 Jun 2026 17:10 WIB ·

Peringatan Tahun Baru Islam di Ponpes Babussalam Berlangsung Khidmat, Malang Siap Jadi Pelopor Pesantren Pancasila


 Peringatan Tahun Baru Islam yang berlangsung semarak di Ponpes Babussalam Pagelaran. (ist) Perbesar

Peringatan Tahun Baru Islam yang berlangsung semarak di Ponpes Babussalam Pagelaran. (ist)

BACAMALANG.COM – Pondok Pesantren Babussalam Desa Banjarejo Kecamatan Pagelaran melaksanakan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Selasa (16/6/2026). Peringatan itu berlangsung semarak dan khidmat.

Peringatan Tahun Baru Islam dimulai sejak pagi, diawali dengan khotmil quran yang dibacakan para santri. Acara kemudian dilanjutkan dengan istighotsah bersama ribuan santri serta alumni Pondok Pesantren Babussalam.

“Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, bertepatan dengan agenda haul rutinan kami. Kami berharap di tahun yang baru ini, seluruh santri diberi kemudahan dalam menuntut ilmu. Kami berdoa arwah pendiri pondok diberi ampunan Allah SWT dan dilapangkan kuburnya,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Babussalam KH. Thoriq Bin Ziyad.

Pria yang akrab disapa Gus Thoriq itu berharap, di Tahun Baru Hijriah 1448, pondok pesantren di Kabupaten Malang menjadi percontohan atau pilot project pengembangan konsep ‘Pesantren Pancasila’.

Menurutnya, penguatan materi dan pengamalan nilai-nilai Pancasila di lingkungan pesantren dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat karakter kebangsaan generasi muda.

“Kami berharap Kabupaten Malang menjadi kabupaten Pesantren Pancasila. Jika ingin belajar Pancasila, orang bisa datang ke Malang untuk mempelajarinya langsung di pesantren,” ucap Gus Thoriq.

Penggagas Hari Santri Nasional itu menyatakan, Pondok Pesantren Babussalam siap apabila materi terkait Pancasila diperkuat dalam pendidikan Madrasah Diniyah maupun pembelajaran kepesantrenan.

Gus Thoriq juga berharap pemerintah daerah memberikan dukungan terhadap gagasan tersebut melalui kolaborasi dengan pondok pesantren.

Pasalnya, Malang memiliki nilai historis yang kuat dalam perjalanan pemikiran kebangsaan Indonesia, termasuk keberadaan situs sejarah seperti Candi Jago yang disebut turut menginspirasi lahirnya gagasan kebangsaan.

“Pesantren harus menjadi ruang pengajaran sekaligus pengamalan Pancasila secara nyata dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Gus Thoriq.

Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Road to Festival Mbois 11 “Malang Menyala”, Hadirkan Seni, Storytelling, dan Musik di Alun-Alun Kota

11 Agustus 2026 - 23:47 WIB

Dua Advokat Maha Patih Law Office Resmi Dilantik, Siap Perkuat Penegakan Hukum

11 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Lima Bulan Menghilang, Pelaku Penganiayaan Tetangga di Gedangan Akhirnya Diciduk Polisi

11 Agustus 2026 - 19:44 WIB

25 Advokat Muda DPC PERADI RBA Kabupaten Malang Dikukuhkan, Dibekali Hadapi Tantangan AI

11 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Akta Pelepasan Hak Dipersoalkan, Pasutri di Pakis Adukan Dugaan Pelanggaran Notaris ke MPD

11 Agustus 2026 - 17:31 WIB

1.752 Napi Lapas Malang Diusulkan Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 27 Berpeluang Langsung Bebas

11 Agustus 2026 - 17:19 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !