BACAMALANG.COM – Kapolda Jatim, Irjen Imam Sugianto didampingi Kapolresta Malang Kota Bombes Pol Nanang Hariyono memimpin langsung rilis pengungkapan kasus ini di Polresta Malang Kota, pada Selasa (3/11/2024).
Hadir pula Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin hingga Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan dalam rilis tersebut.
Dari pengungkapan ini sebanyak 166,58 kilogram ganja kering berhasil diamankan Satresnarkoba Polresta Malang Kota, beserta 6 tersangkanya. Jaringan narkoba ini berhasil dibongkar, hasil dari pengembangan LP nomor 125.
Kapolda Jatim menjelaskan, ungkap kasus narkoba ini hasil pengembangan kasus sebelumnya dengan mengamankan tiga tersangka.
“Ungkap kasus ini dari pengembangan LP nomor 125 dan petugas berhasil mengamankan tiga tersangka, yakni CR (26), AJ (29) keduanya asal Probolinggo dan AD (23) asal Pakis Kabupaten Malang diamankan di rumah kos di Kelurhan Bareng, dalam Ops
Tumpas Semeru pada 11 September 2024,” jelas Irjen Imam, Selasa (3/12/2024).
Dari tiga tersangka inilah polisi melakukan pengembangan. Lalu didapat informasi ada pengiriman narkoba dalam jumlah besar ke Malang dikirim melalui ekspedisi di Jalan Hamid rencananya barang haram tersebut akan dikirim ke Jakarta.
Dari sinilah petugas berhasil mengamankan barang bukti ganja seberat 36,2 kilogram hingga akhirnya menangkap 3 tersangka lagi, yakni DIK (30) asal Karangploso, RID (30) asal Sumatra dan SUK (30) asal Lampung.
Pengembangan ini juga berhasil mengamankan 41,2 kilogram dari sebuah rumah kontrakan dan 86,1 kilogram yang sudah ada di dalam truk.
“Jadi dalam pengungkapan ini total barang bukti yang diamankan ada 157 bungkus ganja dengan berat 166,58 kilogram,” ungkapnya.
Kini, keenam tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2, Pasal 111 ayat 2 junto Pasal 132 ayat 1 UU No.35/2009 tentang Narkotika. Ancamannya, pidana mati, semur hidup atau paling singkat penjara 6 tahun dan maksimal 20 tahun.
“Kami berkomitmen bersama stakeholder terkait untuk memerangi narkoba, tak boleh main-main. Ini harus diberantas tuntas demi generasi kita dan membawa Indonesia maju,” pungkas Imam.
Pewarta : Rohim Alfarizi
Editor: Aan Imam Marzuki




















































