Tekuni Usaha Yoghurt, Iva Raup Jutaan Rupiah Saat Pandemi - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

KULWIS · 15 Feb 2021 09:28 WIB ·

Tekuni Usaha Yoghurt, Iva Raup Jutaan Rupiah Saat Pandemi


 Tekuni Usaha Yoghurt, Iva Raup Jutaan Rupiah Saat Pandemi Perbesar

BACAMALANG.COM – Ragam kisah inspiratif saat pandemi terus bermunculan seiring berjalannya sang waktu. Berawal dari coba-coba alias iseng-iseng, kini usaha Yoghurt olahan yang dijalankan Iva Sisca warga Kecamatan Pujon Kabupaten Malang ini semakin berkembang dan maju.

“Dulu saya awalnya iseng-iseng saja. Karena saya suka makan Yogurt. Dalam pikiran saya, saya bisa kurus bila rutin mengkonsumsi Yogurt dan harapannya Yogurt tidak menjadi suatu yang asing bagi masyarakat menengah ke bawah serta anak-anak,” tegas Iva Sisca, Minggu (14/2/2021) memulai bercerita.

Iva menuturkan, dari situlah ia mencoba membuat olahan Yoghurt. “Disitulah tercetus iseng-iseng buat Yoghurt sendiri. Lalu awal produksi saya bagi-bagikan ke sanak saudara dan teman-teman. Disitulah bermunculan komentar tentang rasa dan disarankan untuk dipasarkan,” tegas Iva Sisca.

Ditanya sejak kapan usaha Yoghurt, ia menjawab baru dimulai pada bulan Juni 2020. “Saya sudah memikirkan matang-matang untuk meninggalkan status karyawan di suatu perusahaan air susu ( koperasi susu ) dan memutuskan untuk membangun sebuah bisnis. Karena pedoman saya sekecil apapun bisnis yang Kita tekuni Kitalah bosnya, maju tidaknya sebuah usaha tergantung pada diri sendiri,” papar Iva.

Modal awal yang ia keluarkan tidak banyak hanya sekitar Rp 1 juta. Yoghurt dijual sementara hanya di toko-toko pedesaan. Itu untuk kemasan kecil atau Yoghurt lilin. ” Kalau yang kemasan besar botol 250 ml hanya di tempat-tempat wisata saja. Alhamdulillah kini omset bisa sampai Rp 7 juta per bulan. Untuk harga termurah Rp 1000, dan kemasan besar harga Rp 8 ribu,” urai Iva.

Pandemi dan Cuaca Ekstrim

Ia mengatakan, selama pandemi ini omset sedikit menurun karena sekolah-sekolah tutup semua. Ditambah dengan adanya cuaca ekstrim produksi sedikit berkurang.

Ia ingin turut memberdayakan orang lain dengan share ilmu dan mengajak mereka berusaha. “Iya sebisa mungkin saya berusaha untuk bisa memberdayakan orang, dengan senang hati saya akan share ilmu dan mengajaknya untuk berwirausaha,” imbuh Iva.

Rencana ke depan ia ingin membuka Kafe. “Harapan ke depannya ingin membuka cafe dengan bermacam olahan dari susu tidak hanya Yoghurt, bahkan ingin dikembangkan dengan berbagai macam olahan, seperti es cream, permen susu, keju dan lainnya,” ungkap menutup wawancara.

Sehari-harinya Iva membuka usaha dengan brand bernama Yumoo Yoghurt
di Maron Pujon Lor RT 20 RW 09 Kecamatan Pujon Kabupaten Malang.
Facebook : iva cisca, Instagram : @ivasiska, Instagram : @yumooyoghurt. (had)

Artikel ini telah dibaca 83 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jatim Park 1 Hadirkan Mega Science Center dan Budaya, Satukan 1.640 Alat Peraga dan Artefak

4 November 2026 - 20:56 WIB

Perkuat Daya Tarik Wisata Kuliner, Atria Hotel Malang Siapkan Atria Bakery untuk Desember 2026

29 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Kopi Cuma Rp9.500! Rojo Roso Cafe Punya Pecel Rawon dan View Sunset yang Bikin Betah ‎

24 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Jelajahi Malang di Akhir Pekan, dari Festival Kreatif hingga Wisata Penuh Cerita

17 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Mikutopia Gratiskan Tiket Masuk Selama Tiga Hari

12 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Sejenak Berhenti dari Kesibukan, HARRIS Malang Hadirkan Wellness Studio

6 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Trending di KULWIS

©Hak Cipta Dilindungi !