Tumpukan Sampah Medis Dibuang Sembarangan di Sukun, Polisi Buru Pelaku - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 24 Okt 2024 13:18 WIB ·

Tumpukan Sampah Medis Dibuang Sembarangan di Sukun, Polisi Buru Pelaku


 Tumpukan sampah medis yang sedang dibersihkan oleh petugas kebersihan puskesmas di saksikan anggota dari polresta makota. (Ist) Perbesar

Tumpukan sampah medis yang sedang dibersihkan oleh petugas kebersihan puskesmas di saksikan anggota dari polresta makota. (Ist)

BACAMALANG.COM – Temuan tumpukan sampah medis yang berserakan di pinggir jalan tembusan antara Jalan Simpang Mega Mendung dan Jalan Raya Tidar Kecamatan Sukun Kota Malang ditindaklanjuti Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Rabu (23/10/2024).

Hingga saat ini, siapa pelaku yang membuang sampah medis tersebut belum diketahui. Oleh karenanya, Dinkes Kota Malang melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Bahkan, petugas dari Satreskrim Polresta Malang Kota juga sudah mendatangi dan mengecek langsung lokasi kejadian tersebut.

Hal itu sampaikan langsung Kepala Puskesmas Mulyorejo, drg. Helmie Wibisono.

“Jadi, atas petunjuk dari bapak Kadinkes, bahwa kami sudah lapor dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Karena ini berada di wilayah Kecamatan Sukun, maka dalam hal ini adalah Polsek Sukun,” ujar drg Helmie.

Diketahui, bahwa sampah medis yang berserakan itu terdiri dari berbagai macam jenis, seperti ribuan alat suntik bekas, kapas, popok, sarung tangan medis, tabung sampel berisi darah, serta jarum yang dipakai untuk alat cek gula darah.

“Sepertinya, sampah medis ini baru saja dibuang. Karena dari darah yang ada di tabung suntik serta tabung sampelnya, belum menggumpal atau membeku,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Humas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Malang Raya, dr. Dian Agung Anggraeny mengatakan, bahwa pihaknya mengecam siapapun pihak seperti fasilitas kesehatan, laboratorium serta lainnya yang tidak mengelola sampah medis dengan benar atau membuangnya secara sembarangan.

Dirinya menjelaskan, secara aturan sampah medis harus dikelola khusus. Biasanya, rumah sakit ataupun fasilitas kesehatan (faskes) telah memiliki mitra pihak ketiga untuk mengelola sampah medis yang termasuk limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) tersebut.

“Biasanya, rumah sakit di Malang Raya ini bekerjasama dengan PRIA (PT Putra Restu Ibu Abadi) yang ada di Mojokerto,” terangnya.

Pihaknya juga berharap, agar kejadian tersebut bisa ditindaklanjuti oleh pihak yang berwenang dalam hal ini kepolisian. Untuk mencari siapa pihak yang bertanggungjawab atau membuang sampah medis secara sembarangan tersebut.

“Tentunya, agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi di wilayah Malang khususnya Kota Malang,” pungkasnya.

Pewarta : Rohim Alfarizi

Editor: Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 98 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kick-Off Bulan Literasi Keuangan 2026, OJK Malang Dorong Pemberdayaan Perempuan di Era Digital

6 Mei 2026 - 20:52 WIB

31 Wisatawan Asal Surabaya Positif Narkoba, Polisi Tetap Buru Pelaku Pengeroyokan di Pantai Wediawu

6 Mei 2026 - 13:06 WIB

Pedagang Pasar Oro-Oro Dowo Dibekali Literasi Hukum Lewat Program “SEPASAR PEDAS”

6 Mei 2026 - 12:58 WIB

Vario 125 Raib Saat Diparkir, Warganet Soroti Keamanan Area Parkir

6 Mei 2026 - 10:11 WIB

Dua Warga Beji Batu Tewas Diduga Keracunan Minuman Misterius, Polisi Selidiki Kandungan Cairan

6 Mei 2026 - 10:00 WIB

Termakan Hoaks, Pria di Lawang Bacok Tetangga Sendiri hingga Terluka

6 Mei 2026 - 09:46 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !