BACAMALANG.COM — Rombongan jamaah tarawih bermotor Masjid Al Ilyas, yang melintasi kawasan Embong, Gondanglegi, Kabupaten Malang, menjadi sorotan netizen akibat aksi berkendara yang dinilai ugal-ugalan dan membahayakan pengguna jalan lain. Diskusi panas terjadi di grup Facebook Arek Gondanglegi, Selasa (18/3/2025), dengan lebih dari 214 tanggapan dari berbagai kalangan.
Seorang pengguna Facebook, Memey, membagikan pengalamannya hampir terjatuh akibat jamaah tarawih yang menyenggol kakinya dari belakang. “Teruntuk jamaah pulang tarawih, tulong seng ati-ati ndek Embong. Ndak usah kebut-kebutan… untung saja tadi cuma nyrempet sikil ku (kaki saya), kalau sampai tabrak pedal sepedaku, pasti ndlosor ak sak anak bojo ku (terjatuh bersama anak dan istri saya),” tulisnya.
Pengalaman lebih menyakitkan dibagikan oleh Anisa PO, yang mengungkapkan, “Mbah saya ketabrak jamaah, sampe patah tulang kaki dan dioperasi.” Kasus ini menggambarkan bahwa sikap berkendara yang tidak hati-hati dapat menimbulkan dampak serius, termasuk kepada pejalan kaki yang sudah berada di jalur aman.
Sejumlah warga lainnya, seperti Rangga Yuko dan Gibran, menyatakan bahwa masalah ini sebenarnya sudah sering diingatkan oleh takmir masjid maupun imam, namun peringatan itu tampaknya tidak dihiraukan. “Polisi saja gak mempan, apalagi takmir,” sindir salah seorang warga.
H. Sulaiman, pemilik CV Sayap Mas sekaligus tokoh masyarakat, ikut menanggapi polemik ini. “Terkait pengondisian lalu lintas sudah kami serahkan penuh kepada polres, banser, dan koramil. Harapan kami, mereka bisa menangani lebih baik demi keselamatan bersama,” tegasnya. Ia juga menambahkan, “Kalau untuk jamaah yang sakit di sekitar area, ada ambulance yang siap selalu menolong jamaah untuk diantar ke RS.”
Panitia masjid juga meminta jamaah untuk tetap sopan di jalan. “Yang jelas dari panitia maupun abah Sulaiman sudah mewanti-wanti untuk tetap sopan di jalan dan pelan-pelan,” imbuhnya.
Insiden ini menjadi pembelajaran penting bagi masyarakat. Jamaah yang pulang tarawih diimbau untuk lebih berhati-hati dalam berkendara dan memprioritaskan keselamatan, baik diri sendiri maupun orang lain di jalan.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































